Suara.com - Sebentar lagi umat Muslim akan menjalani ibadah puasa. Apa minuman favoritmu saat sahur dan berbuka puasa? Nah, kamu perlu tahu ada beberapa minuman yang perlu dihindari selama berpuasa.
Seperti yang kita tahu, sebesar 60-70 persen tubuh manusia terdiri dari air yang memengaruhi fungsi setiap sel-sel dan saraf dalam tubuh.
Selama puasa, pastinya tubuh manusia kehilangan lebih banyak cairan. Kondisi itulah yang membuat seseorang yang menjalankan puasa merasakan dehidrasi dan ingin mengonsumsi berbagai jenis minuman saat berbuka puasa.
Begitu pula ketika sahur, beberapa orang mungkin akan menyediakan beberapa jenis minuman agar siang hari tidak merasakan haus dan dehidrasi.
Kebanyakan orang mungkin akan menyediakan teh atau kopi ketika berbuka puasa dan sahur. Sayangnya, dilansir HiMedik dari emirates247.com, dua minuman ini justru harus dihindari selama menjalankan puasa.
1. Teh dan Kopi
Selama berpuasa, disarankan menghindari minum teh dan kopi karena mengandung kafein yang bisa menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan. Akibatnya, kita akan merasa cepat haus dan dehidrasi ketika menjalankan ibadah puasa.
Selain itu, minuman manis seperti teh yang dipercaya membuat kita lebih kuat menjalankan puasa justru akan membuat kita lebih cepat merasa lapar.
Di sisi lain, minuman ini juga berisiko menimbulkan masalah pencernaan seperti asam lambung. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk menghindari teh dan kopi selama berpuasa.
Baca Juga: Klaim Manfaat Rokok Elektrik untuk Berhenti Merokok Perlu Dikaji Ulang
2. Soda
Meskipun kamu sudah berbuka puasa dan makan nasi, tetap tahan dirimu untuk mengambil minuman soda. Usahakan hindari konsumsi minuman soda selama bulan puasa.
Pasalnya, minuman soda ini hanya akan menimbulkan masalah pencernaan dan rasa cepat kenyang yang menurunkan kualitas pencernaan. Terlalu banyak minum soda di bulan puasa hanya akan membuatmu merasa cepat kenyang sekaligus menunda proses pencernaanmu.
Sebaiknya, gantilah 3 macam minuman di atas dengan air kelapa. Minuman ini adalah sumber elektrolit yang bagus dengan kandungan gula alami dan mineral yang bisa mencegah dehidrasi saat puasa.
Kamu juga bisa mengonsumsi mentimun, nanas, tomat, jeruk, melon dan bawang yang membantu mengurangi panas tubuh selama bulan puasa.
Tag
Berita Terkait
-
Siapkan Tubuh Anda untuk Puasa Dengan Nutrisi Ini Sambut Ramadan
-
Kamu Perlu Tahu! Ini Efek Samping Buah Kurma Jika Dikonsumsi Terlalu Banyak
-
5 Tips Memilih Makanan yang Tepat untuk Sahur
-
Bukan Cuma Dapat Pahala, Ini Manfaat Puasa bagi Kesehatan
-
Gara-gara Simpan Nasi di Kulkas, Wanita Ini Terinfeksi Bakteri Langka
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia