Suara.com - Siapkan Tubuh Anda untuk Puasa Dengan Nutrisi Ini Sambut Ramadan.
Perubahan dalam tubuh nantinya akan sangat terasa pada awal puasa. Pasalnya dari yang tadinya Anda bisa makan kapan saja saat Anda merasa lapar, menjadi Anda harus menahan diri Anda ketika lapar.
Pada saat pertama kali merasakan puasa, tubuh pun akan memberi sinyal lapar yang lebih kuat kepada Anda karena tubuh belum tahu jika Anda sedang puasa. Anda pun akan merasa lebih lemas saat terjadi kekurangan energi di awal-awal masa puasa.
Jika Anda sudah mempersiapkan diri Anda sebelum puasa, Anda mungkin tidak akan merasa sangat lapar dan lemas di awal-awal masa puasa Anda.
Bagaimana cara mempersiapkan fisik menjelang bulan puasa, ini nutrisi yang Anda butuhkan dilansir Hello Sehat.
Anda bisa mempersiapkan diri sebelum puasa dengan mengubah kebiasaan makan Anda menjadi lebih sehat dan lebih teratur. Dengan begitu, tubuh Anda pun nantinya akan terbiasa dengan jeda waktu antar makan saat puasa yang lebih lama. Beberapa makanan bergizi, penting untuk Anda konsumsi sebelum puasa agar tubuh Anda dalam kondisi sehat saat memasuki bulan puasa.
Beberapa nutrisi penting yang harus Anda penuhi adalah karbohidrat, lemak sehat, dan protein. Tak ketinggalan, vitamin dan mineral penting, seperti vitamin C dan zinc juga Anda butuhkan untuk mempersiapkan tubuh sebelum puasa.
Vitamin C dan zinc merupakan kombinasi vitamin dan mineral penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga, Anda tidak sakit sebelum dan selama menjalankan ibadah puasa. Vitamin C berfungsi untuk membantu melindungi sel-sel dalam tubuh agar tetap sehat. Selain itu, vitamin C juga bertindak sebagai antioksidan yang dapat melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Sedangkan, mineral zinc terlibat dalam berbagai aspek metabolisme dalam sel, seperti untuk mendukung sistem kekebalan tubuh agar berfungsi dengan baik. Zinc juga berperan dalam pemecahan karbohidrat. Sehingga, pemenuhan kebutuhan zink selama puasa juga dapat membantu mencegah Anda dari rasa lemas karena kekurangan energi (karbohidrat).
Baca Juga: Puasa Bikin Pasien Maag Sembuh dari Penyakitnya, Benarkah?
Anda bisa mendapatkan sumber vitamin C dan zinc dari berbagai makanan, seperti buah-buahan, sayuran hijau, daging, ayam, kacang-kacangan, susu dan produk susu lainnya.
Jika Anda tidak bisa memenuhi kebutuhan vitamin C dan zinc dari makanan, Anda bisa mendapatkannya dari suplemen.
Jadi nutrisi apa yang masuk ke dalam tubuh Anda sangat mempengaruhi daya tahan tubuh Anda saat berpuasa, khususnya pada awal-awal Ramadan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal