Suara.com - Mengonsumsi air hidrogen untuk kesehatan, telah menjadi gaya hidup dan kebutuhan masyarakat di negara-negara maju seperti Jepang, Korea, dan Amerika. Air hidrogen dikenal sebagai antioksidan yang baik bagi kesehatan, anti-inflamasi, anti alergi, dan baik untuk kecantikan kulit karena sifatnya yang menangkal radikal bebas.
Menurut dr. Sihar Deddy K. Siahaan, Sp.BTKV, spesialis bedah thorak dan kardiovaskular dari Rumah Sakit Hermina, Kemayoran, Jakarta, air hidrogen sangat bermanfaat bagi tubuh terutama untuk penyembuhan penyakit.
“Hidrogen (H2) adalah unsur kimia nomor satu. Selain itu, hidrogen juga merupakan gas yang paling ringan. Kondisi inilah yang membuat hidrogen bisa digunakan untuk kesehatan,” ujarnya dalam temu media belum lama ini.
Melalui zat yang ringan, hidrogen, kata dr Sihar dapat mengikat radikal bebas yang ada pada darah manusia. Seperti diketahui, gaya hidup yang kurang sehat membuat darah tercampur oleh lemak dan zat radikal bebas.
"Zat-zat tersebut akan diikat oleh air hidrogen yang kemudian dibuang melalui air seni. Radikal bebas inilah yang menjadi salah satu sumber dari berbagai penyakit kronis, seperti Jantung, Stroke, Diabetes, Paru dan sebagainya," imbuhnya.
Selain untuk kesehatan, air hidrogen, ditambahkan dr Elvin Erick Gultom, dokter estetika dari RHED Clinic dan medical trainer dapat digunakan untuk kecantikan. Pasalnya, air hidrogen mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas penyebab penuaan dini.
"Antioksidan pada dasarnya menyumbangkan elektron untuk menetralkan radikal bebas atau menghentikan proses kerusakannya. Ketidakseimbangan antioksidan dalam tubuh berperan dalam penuaan dini pada kulit, hiperpigmentasi hingga memicu kondisi peradangan seperti eksim dan jerawat, serta kanker kulit,” lanjut dia.
Melihat dari banyaknya manfaat air hidrogen tersebut, LiveWell Global meluncurkan Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler, generator air hidrogen dan inhalasi gas hidrogen portabel, pertama dan satu-satunya di Indonesia yang membantu melawan radikal bebas sebagai sumber penyakit kronis.
Menurut Leonardo Wiesan, Co-Founder LiveWell Global, Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler sangat praktis dan efisien, serta memiliki kadar hidrogen aktif yang tinggi.
Baca Juga: AFC Energy Luncurkan Depot Isi Ulang Sel Hidrogen Pertama
Penelitian mengenai air hidrogen dan inhalasi gas hidrogen untuk membantu penyembuhan penyakit pun sudah diteliti oleh berbagai institusi medis di seluruh dunia. Bahkan, terdapat lebih dari 1000 penelitian dan artikel kesehatan yang menyatakan air hidrogen dan inhalasi hidrogen mampu membantu menyembuhkan lebih dari 170 penyakit.
“Produk ini dibuat di Korea Selatan, dengan menggunakan teknologi Proton Exchange Membran (PEM) yaitu suatu teknologi yang diklaim paling tercanggih untuk memproses air mineral menjadi air hidrogen, Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler juga telah memiliki sertifikasi internasional," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia