Suara.com - Setelah melahirkan anak pertama, Tasya Kamila tengah menikmati kesehariannya sebagai seorang ibu yang merawat dan mengasihi anaknya.
Tasya Kamila dan Randi Bachtiar pun baru saja menggelar acara akikah anak pertamanya, Arrasya Wardhana Bachtiar di kediamannya, kawasan Cinere, Minggu (19/5/2019) kemarin.
Dalam acara tersebut Tasya Kamila sempat menceritakan pengalaman pertamanya menyusui. Tasya Kamila cukup menikmati perannya sebagai ibu memberi ASI meski payudaranya terluka.
"Cuma ya kita jalanin dengan ikhlas, tetap semangat mau memberikan nutrisi yang terbaik buat anak. Senang juga kan lihat anak kenyang ASI. Jadi kan tetap semangat meskipun luka-luka, lecet-lecet, perih-perih," ujar Tasya Kamila.
Perlu diketahui kondisi payudara atau puting yang lecet adalah hal yang wajar terjadi saat ibu sedang aktif menyusui. Hal itu terjadi karena adanya gesekan atau tekanan yang konstan pada tempat sama secara terus menerus.
Biasanya, bagian yang akan mengalami luka atau lecet saat menyusui yakni payudara, puting maupun areola. Melansir dari verywellfamily.com, payudara atau puting lecet saat menyusui pun bisa disebabkan oleh berbagai hal.
1. Posisi menyusui yang salah
Ketika posisi bayi anda salah saat menyusui, hal tersebut akan membuat payudara atau puting mengalami lecet saat menyusui.
Hal itu karena, bisa jadi payudara atau puting tidak masuk dengan benar ke mulut bayi. Jika ini terus terjadi, bisa menyebabkan luka lecet.
Baca Juga: Menyusui, Tasya Kamila Alami Lecet dan Perih
2. Gesekan pompa payudara
Penggunaan pompa payudara yang tidak tepat juga bisa menyebabkan iritasi dan luka pada payudara atau puting susu.
Hal ini bisa terjadi karena pompa payudara yang tidak sesuai dengan bentuk maupun ukuranmu, kesalahan posisi pompa atau memompanya terlalu kencang.
3. Bra yang tidak sesuai
Perlu diketahui bahwa ibu mestinya mempunyai bra khusus selama masa menyusui, termasuk Tasya Kamila.
Sebab jika bra terlalu besar, akan terjadi gesekan pada kulit yang membuat lecet. Jika bra terlalu ketat, juga bisa memberi tekanan berlebihan pada payudaramu yang mengakibatkan luka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai