Suara.com - Setelah 12 jam lebih, Ustaz Arifin Ilham akhirnya dikabarkan mampu melewati masa kritisnya.
Kondisi terbaru Ustaz Arifin Ilham itu disampaikan langsung oleh dokternya, Amir Syah.
"Ibu, alhamdulillah ustaz stabil," tulis Dokter Amir Syah Kan kepada Kokom melalui pesan singkat yang diteruskan Kokom ke Suara.com, Selasa (21/5).
Sebelumnya, Kokom, adik Ustaz Arifin Ilham yang lebih dulu mengabarkan bahwa kakaknya berada dalam kondisi kritis.
Seperti yang diketahui kini Ustaz Arifin Ilham sedang menjalani perawatan intensif di Penang, Malaysia guna melawan kanker nasofaring yang dideritanya.
Umumnya, kanker nasofaring ini sama saja dengan jenis kanker lainnya yang bisa menyerang siapa pun tanpa memandang usia, genetika, gaya hidup dan faktor lingkungan.
Pola makan sehari-hari yang tidak baik juga bisa menjadi pemiu kanker nasofaring. Salah satunya jika terlalu sering menngonsumsi ikan asin.
Melansir dari thestandard.com, ikan asin yang banyak disukai lapisan masyarakat ternyata dapat meningkatkan risiko kesehatan.
Sebuah penelitian kanker menyatakan ikan asin termasuk golongan 1 karsinogen yang bisa menyebabkan kanker nasofaring.
Baca Juga: Jadi Pemicu Diabetes, Gula Justru Bantu Deteksi Tumor dan Sel Kanker
Sebab, ikan asin mengandung senyawa N-nitroso yang terbentuk selama produksi dan pengukusan. Selain ikan asin, daging maupun makanan lain asin juga tidak boleh terlalu banyak dikonsumsi.
Senyawa N-nitroso dalam ikan asin itulah yang bisa memengaruhi kadar nitrit dan nitrat dalam garam mentah.
Sayangnya, belum banyak orang yang mengetahui kalau ikan asin maupun makanan asin lainnya yang dikonsumsi berlebih bisa meningkatkan risiko kanker nasofaring.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh