Suara.com - Tidur nyenyak sangat penting untuk kesehatan, tubuh, pikiran, dan suasana hati kita.
Tapi terkadang kita akan mengalami masa-masa sulit tidur yang biasanya disebabkan sejumlah hal. Mulai dari makan atau minum hal-hal yang salah sebelum tidur hingga posisi tidur kita.
"Delapan puluh persen dari populasi akan memiliki masalah punggung di beberapa titik dalam kehidupan yang seringkali disebabkan atau diperparah oleh cara mereka tidur," Dr. Hooman Melamed , seorang ahli bedah tulang ortopedi di DISC Sports & Spine Center di Los Angeles, California.
Ini menunjukkan bahwa pose kita bisa menjadi penyebab sakit punggung dan leher, masalah perut, dan bahkan penuaan dini.
Untuk menemukan posisi tidur terbaik bagi tubuh kita dan yang mungkin ingin kita hindari, Medical Daily membuat daftar posisi tidur yang bisa mengoptimalkan jam tidur dan tetap sehat.
1. Telentang
Tidur telentang membuat kepala, leher, dan tulang belakang kita lebih mudah disejajarkan dan dijaga tetap dalam posisi netral. Tidak ada tekanan ekstra atau kurva yang ditambahkan ke belakang.
"Anda berada di posisi terbaik karena tulang belakang Anda tetap berada pada posisi alami sepanjang malam," kata Melamed.
"Selama Anda tidak mendengkur, tidur telentang adalah posisi terbaik," sambungnya.
Baca Juga: Sudah Sesuaikah Jenis Bantal dengan Posisi Tidur Anda?
2. Bintang laut
Posisi dengan tangan serta kaki terentang juga baik untuk punggung Anda. Ini bisa mencegah keriput dan kulit berjerawat.
"Tidur telentang juga bisa memerangi refluks asam," kata Dr. Decontee Jimmeh , ahli saraf di Norwood Clinic di Birmingham, Australia.
Sebab, berbaring telentang tidak akan menyebabkan zat-zat yang dicerna naik lagi ke kerongkongan.
3. Tidur menyamping
Posisi ini bermanfaat bagi pasien yang menderita apnea tidur obstruktif, cenderung mendengkur, sakit leher dan punggung, dan bagi mereka yang hamil.
"Tidur menyamping sangat membantu secara mekanis membuka orofaring. Ini juga memperpanjang tulang belakang, yang membantu sakit punggung.”
Tidur menyamping kanan bisa memperburuk mulas. Namun, tidur di sisi kiri dapat menyebabkan ketegangan pada organ dalam seperti hati, paru-paru, dan lambung, tetapi juga mengurangi refluks asam. Wanita hamil disarankan untuk tidur miring ke kiri agar aliran darahnya optimal.
Vivian Eisenstadt , ahli terapi fisik di Los Angeles, California, mengatakan, "Jika Anda akan tidur di sisi Anda, gunakan bantal sebagai berikut, bantal ergonomis yang cukup tebal sehingga kepala Anda tidak miring ke bawah, bantal kecil di bawah pinggang Anda sehingga perut Anda tidak melengkung ke bawah, dan bantal ke-3 di diantara kaki Anda."
Selanjutnya bagaimana tidur dengan posisi buruk. Lihat halaman berikutnya!
Berita Terkait
-
Nyeri Leher karena Salah Tidur? Ini Cara Mengatasinya
-
Antisipasi Stroke, Serangan Jantung, Hindari Tidur Seperti Ini
-
Tidur Menyamping Kiri atau Kanan? Tes Kepribadian Ini Bisa Ungkap Sifat Asli Anda
-
Tes Kepribadian: Mengetahui Sifat Seseorang Dari Posisi Tidurnya, Kamu yang Mana?
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh