Suara.com - Tekanan darah tinggi mungkin tidak mudah diketahui, beberapa orang bahkan mungkin tidak menyadari bahwa mereka memiliki masalah tersebut.
Dokter menyebutnya "pembunuh diam-diam" karena dampaknya sangat serius, tetapi masalahnya berkembang perlahan seiring waktu. Gejalanya terlihat umum pada banyak kondisi lain, dan sangat mungkin untuk mengabaikannya.
Gejala yang biasa muncul saat tekanan darah sedang melonjak adalah pusing, bercak darah di mata atau masalah penglihatan hingga merasa detakan di telinga serta dada.
Untuk menurunkannya, Anda hanya perlu melakukan dua trik di bawah ini, seperti yang dilansir dari Brightside.
1. Menekan ujung jari tengah
Titik tekanan untuk menurunkan darah tinggi berada di ujung jari tengah di kedua tangan.
Untuk memudahkan gunakan pulpen, lalu tahan selama setidaknya satu menit.
2. Tekan salah satu titik kaki
Titik tekanan lain yang dapat membuat perbedaan besar dalam kesejahteraan Anda terletak pada kedua kaki.
Baca Juga: Awas, Sering Berbohong Bisa Bikin Darah Tinggi dan Picu Depresi
Tarik jari Anda di sepanjang garis antara jempol kaki dan jari kaki kedua. Intinya titik ini terletak pada bagian tengah sebelum mencapai tulang kaki.
Berikan tekanan dalam selama 3 dekit, lalu istirahat selama 5 detik. Ulangi pijatan selama 2 menit, lalu lakukan hal yang sama pada kaki lainnya.
Perlu diingat bahwa ini bukan obat untuk tekanan darah tinggi kronis, ini lebih merupakan trik pertolongan darurat ketika Anda tidak memiliki obat yang tersedia.
Berita Terkait
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
Bisakah Manusia Bertahan Hidup dari Hantavirus? Ini Gejala Fatalnya
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius