Suara.com - Seorang gadis berusia 9 tahun tak sengaja 'menghirup' giginya yang goyah saat tidur. Gadis dari Turki itu lantas dilarikan ke rumah sakit oleh orang tuanya yang menyadari gigi putrinya hilang.
Dilaporkan Daily Mail, orang tua gadis tersebut curiga saat mengetahui gigi di mulut putrinya sudah tidak ada lagi seperti saat ia membaringkannya di malam sebelumnya.
Tiba di rumah sakit, gadis itu pun menjalani rontgen. Akhirnya diketahui, gigi gadis tersebut ternyata bersarang di saluran pernapasan yang mengarah ke paru-paru kiri.
Gadis itu beruntung bisa bertahan hidup, mengingat tingginya tingkat kematian ketika seseorang anak menghirup benda asing, menurut dokter.
Aspirasi benda asing atau FBA bisa mengancam nyawa karena menghambat oksigen mencapai paru-paru. Hal ini sangat berbahaya bagi anak di bawah usia 3 tahun yang paling mungkin menghirup benda secara tak sengaja.
Para dokter di Departemen Pediatri, Necmettin Erbakan University mengatakan, hal ini masih bisa terjadi pada anak usia sekolah, seperti dalam kasus ini.
Kisah tentang gadis 9 tahun tersebut juga ditulis dalam jurnal Clinical Case Reports di mana kesigapan orang tuanya yang membawanya ke dokter bisa membuatnya tertolong.
Apalagi, gadis tersebut tak mengalami gejala seperti yang biasa terjadi, yaitu batuk, mengi atau suara pernapasan lainnya.
Selain itu, melalui pemeriksaan fisik diketahui paru-paru gadis itu juga tidak berfungsi dengan baik.
Baca Juga: Paru-paru Pria Ini Terbakar hingga Munculkan Api Saat Dioperasi, Ada Apa?
Pasien pun harus menjalani pembedahan untuk mengeluarkan gigi yang bersarang di saluran pernapasannya. Setelah mendapatkan perawatan, ia dipulangkan.
Berita Terkait
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Bahaya di Balik Keharuman: Mengapa Vape Tetap Menjadi Racun bagi Tubuh?
-
12 Gejala Penyakit ISPA yang Wajib Diwaspadai, Serang Korban Banjir Sumatra
-
5 Pilihan Pasta Gigi Anak Mulai Rp7 Ribuan, Ampuh Cegah Karies dan Gigi Berlubang
-
Bukan Cuma Penyakit Orang Tua, Ini 5 'Jurus Sakti' Biar Gak Kena Pneumonia
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat