Suara.com - Ikan teri adalah salah satu makanan yang banyak orang sukai. Terutama mereka yang tinggal di pesisir pantai.
Banyak manfaat di balik ikan kecil ini. Antara lain menjaga kesehatan jantung, perawatan kulit, menurunkan berat badan serta menjaga kesehatan tulang hingga gigi.
Manfaat-manfaat tersebut didapat dari kandungan di dalamnya, yaitu asam lemak omega-3, protein, dan berbagai nutrisi yang ada di dalamnya.
Berikut penjelasan dari manfaat ikan teri selain dapat meningkatkan kecerdasan karena kandungan omega-3 di dalamnya, dilansir dari Organicfacts.net.
1. Tingkatkan kesehatan jantung
Dalam laporan 2013 yang diterbitkan dalam Nutrition Journal, Dr. Yaakov Henkin, Departemen Kardiologi, Pusat Medis Universitas Soroka, Israel, mengungkapkan ikan teri mengandung banyak lemak tak jenuh ganda, yang dapat mengurangi keberadaan kolesterol LDL (buruk).
Hal ini juga membantu mengurangi risiko aterosklerosis , serangan jantung, dan stroke.
2. Menurunkan berat badan
Ikan teri adalah jenis ikan air asin yang memiliki jumlah protein yang signifikan dan jumlah kalori rendah, sehingga sangat cocok untuk diet.
Baca Juga: Kaya Protein, Ikan Teri Bisa Bantu Turunkan Berat Badan
Menurut American Journal of Clinical Nutrition, peningkatan kadar protein pada ikan membantu Anda merasa kenyang lebih lama.
Selain itu, ia menekan produksi ghrelin (hormon kelaparan). Jadi, ikan seperti ikan teri memberi Anda nutrisi yang cukup dan manfaat kesehatan tanpa harus menambah kalori dalam tubuh.
3. Tingkatkan kesehatan tulang
Vitamin dan mineral yang ditemukan dalam ikan teri memberikan banyak manfaat kesehatan, termasuk membantu membangun tulang yang kuat dan mencegah osteoporosis.
Kalsium dan vitamin A , yang ditemukan dalam ikan teri berpengaruh positif terhadap pertumbuhan tulang, yang membuat ikan kecil ini sangat bermanfaat dalam memerangi degradasi tulang.
Berita Terkait
-
Grok Buat Wanita Berbikini: Komdigi Soroti Pelanggaran Privasi, Tuai Polemik Internasional
-
Bidik Manipulasi Foto Asusila via Grok AI, Bareskrim: Deepfake Bisa Dipidana
-
Prediksi Industri Semikonduktor 2026, Kebangkitan Chip Otomotif dan Industri
-
Konten Berbasis AI Bakal Makin Dominan di Medsos Tahun 2026
-
Lebih dari 30 Persen Warga Indonesia Curhat ke AI saat Sedih, Fenomena Baru di Era Digital
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin