Suara.com - Marak Pernikahan Anak, Pakar Ingatkan Bahaya Kehamilan Usia Dini
Pernikahan anak kembali terjadi di Indonesia. Kali ini menimpa pasangan suami-istri yang baru berusia 14 tahun dari Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Pernikahan anak sendiri, pada akhirnya, dapat membuat mempelai perempuan yang masih belia mengandung di usia masih sangat muda.
Di Jakarta, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan, Dr. dr. Ali Sungkar, SpOG, mengingatkan kembali mengenai bahaya kehamilan usia dini.
"Beberapa risiko seperti adanya nutrisi yang kurang, lalu ada preeklampsia. Sehingga tidak dianjurkan hamil usia muda atau kalau bisa, dipersiapkan pada usia bukan remaja," kata Ali dalam acara SGM Bunda di Jakarta, Rabu, (17/7/2019).
Ia melanjutkan, setiap perempuan yang sudah menstruasi memiliki organ reproduki yang sudah matang. Hanya saja, lanjut Ali, organ reproduksi yang siap bukan berarti siap secara psikologis untuk hamil dan melahirkan.
"Perempuan kalau sudah dapat haid bisa hamil tapi secara keseluruhan, ada jendela kapan terbaik untuk hamil," kata Ali lagi.
Ia melanjutkan, usia kehamilan terbaik adalah usia 25 sampai 35 tahun. "Artinya dewasa dalam arti psikologis bukan hanya organ reproduksi," tutup Alim.
Baca Juga: Foto Pernikahan Anak Kecil dan Perempuan Dewasa Viral, Kisahnya Bikin Haru
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia