- Feng Shui mengaitkan kondisi finansial tidak hanya dengan kebiasaan mengelola uang, tetapi juga dengan penataan rumah dan benda-benda di dalamnya.
- Dapur menjadi area yang mendapat perhatian karena berkaitan dengan unsur api dan aktivitas penting dalam kehidupan sehari-hari.
- Beberapa benda yang tampak biasa dipercaya membawa energi kurang baik jika disimpan di dapur. Berikut barang yang sebaiknya dihindari menurut Feng Shui.
Suara.com - Saat membahas kondisi keuangan, kita biasanya lebih fokus pada kebiasaan seperti pengeluaran berlebihan atau pengelolaan uang yang kurang baik.
Namun menurut Feng Shui, penataan dan benda-benda yang berada di dalam rumah juga dipercaya dapat memengaruhi aliran energi, termasuk yang berkaitan dengan keberkahan finansial.
Dapur menjadi salah satu area yang mendapat perhatian khusus dalam Feng Shui karena berkaitan dengan unsur api dan aktivitas sehari-hari di rumah.
Sejumlah benda yang terlihat biasa saja ternyata dipercaya dapat membawa energi kurang baik apabila dibiarkan berada di dapur.
Apa saja barang yang sebaiknya tidak disimpan di dapur menurut Feng Shui? Merangkum Your Tango, berikut penjelasan lengkapnya.
1. Peralatan Makan yang Rusak atau Pecah
Peralatan makan yang pecah atau retak sebaiknya tidak lagi disimpan di dapur karena menurut Feng Shui dapat membawa energi negatif dan mengganggu aliran keuangan.
Konsultan Feng Shui, Jemma, menyebut kondisi tersebut sebagai cerminan ketidakstabilan finansial. Pernyataan hampir sama juga disampaikan oleh pakar Feng Shui Klasik, Meena.
"Singkirkan peralatan makan yang pecah atau rusak, karena peralatan makan melambangkan kekayaan, sedangkan piring retak melambangkan kegagalan," jelas Meena.
Baca Juga: Berapa Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Menurut Feng Shui? Ini Hitungannya
Karena itu, gantilah piring, gelas, atau peralatan makan yang sudah rusak dengan barang yang masih layak digunakan.
Tidak harus mahal atau mewah, yang penting peralatan makan tersebut terawat dengan baik dan benar-benar kamu sukai.
Peralatan makan yang indah dan terawat juga dipercaya dapat membantu menghadirkan energi positif ke dalam rumah.
Jadi, jangan ragu menyingkirkan barang yang sudah rusak dan memberi ruang bagi peralatan makan yang lebih baik.
2. Makanan Kedaluwarsa
Makanan yang sudah kedaluwarsa sebaiknya segera dikeluarkan dari kulkas karena tidak hanya berisiko menimbulkan bau, tapi juga dikaitkan dengan energi stagnan dan pemborosan uang menurut Feng Shui.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret
-
4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!
-
Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi
-
Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?
-
Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat
-
Modal Asing Banjiri IHSG, BBRI Jadi Buruan Utama Jelang Uji Level IHSG 6.500
-
Demi Jegal Pesaing, Kabel Optik Diputus, Internet Warga Pademangan Terganggu
-
Kasus Timah Jadi Pelajaran, Pakar Minta Pengadilan Konsisten Gunakan Audit BPK
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului