Suara.com - Peneliti : Gaya Hidup Sehat Kunci Hindari Demensia dari Gen Keturunan.
Gaya hidup sehat dan olahraga teratur, menjadi faktor sukses seseorang dalam mengurangi risiko terkena Alzheimer atau demensia meskipun orang tersebut memiliki gen keturunan sebagai orang dengan risiko penyakit yang merusak daya ingat tersebut.
Peneliti dari Institut Nasional Amerika untuk bidang demensia dan lansia, membahas bagaimana faktor gen mempunyai risikio yang lebih besar untuk diturunkan.
"Orang yang secara genetika berisiko tinggi sekitar tiga kali lebih besar untuk mengidap demensia dibandingkan mereka yang secara genetika berisiko rendah dan menjalani kebiasaan yang baik, menurut tim peneliti seperti melansir VOAIndonesia yang mengutip dari kantor berita Associated Press.
Terlepas dari seberapa besar risiko orang itu secara genetika, asupan makanan yang baik, olahraga yang cukup, membatasi minuman beralkohol, dan tidak merokok, disebut peneliti memperkecil kemungkinan demensia.
"Saya menganggap itu kabar baik, tak ada yang bisa menjamin kita akan lolos dari penyakit mengerikan itu, tetapi kebiasaan hidup sehat membantu ke arah sana,” katanya ujar John Haaga sebagai salah satu peneliti.
Hasil temuan itu akan dibahas pada Konferensi internasional Alzheimer's Association di Los Angeles dan diterbitkan online oleh Journal of American Medical Association.
Sekitar 50 juta orang disebut kini mengidap demensia, dan Alzheimer adalah jenis yang paling umum. Gen dan gaya hidup berkontribusi pada banyak penyakit, tetapi tim peneliti baru-baru ini memiliki alat dan informasi untuk melakukan penelitian besar guna mengetahui seberapa penting setiap faktor itu.
Satu penelitian semacam itu beberapa tahun lalu mendapati, hidup sehat bisa membantu mengatasi risiko secara genetika terkena penyakit jantung. Kini tim peneliti menunjukkan hal yang sama untuk demensia.
Baca Juga: Demensia Dini, Anak Dua Tahun Ini Meninggal di Pelukan Ibu
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?