Suara.com - Seorang bocah laki-laki usia 8 tahun asal Tiongkok hidup dengan 3 potong jarum patah yang bersarang di lehernya selama 6 tahun.
Sebelumnya, keluarga tak pernah menyadari kalau bocah laki-laki ini menderita sakit leher akibat potongan jarum yang terjebak di lehernya.
Melansir dari Asia One, keluarga hanya mengira si anak kekurangan kalsium yang membuat mobilitasnya turun dan sering jatuh sakit.
Namun seiring berjalannya waktu, anak ini mulai mengeluhkan sakit lehernya semakin parah dan sering terjadi. Bahkan ia sampai meneteskan air mata ketika tidak bisa menahan rasa sakitnya.
Saat itulah keluarga baru menyadari bahwa sakit leher anak ini sudah semakin parah dan memutuskan pergi ke rumah sakit.
Setelah melakukan CT scan, dokter menemukan ada 3 benda logam asing di sekitar lehernya. Dua logam bersarang di tulang belakangan, sedangkan satu sisanya terjebak di tenggorokan.
Li Tao, ahli bedah saraf Rumah Sakit Henan mengatakan jika anak 8 tahun ini bisa saja mengalami kelumpuhan total jika benda tajam itu lebih lama lagi bersarang di tenggorokannya.
Bahkan letak benda tajam yang berada di tenggorokan terlalu dekat dengan arteri. Hal itu membuar tindakan operasinya pun sangat berisiko.
Namun, akhirnya tim medis berhasil melakukan tindakan operasi untuk anak tersebut selama 7 jam. Potongan jarum yang berhasil dikeluarkan dari leher bocah itu ternyata mencapai sepanjang 5 cm.
Baca Juga: Mulia, Pemilik Restoran ini Selamatkan Nyawa Pelanggan yang Tersedak
Sayangnya, pihak keluarga tidak ada yang mengetahui persis awal mula potongan jarum itu bisa bersarang di leher anak ini selama 6 tahun belakangan.
Beruntungnya, operasi berhasil dan sekarang bocah 8 tahun itu tengah menjalani proses pemulihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat