- DPRD DKI Jakarta membuka Posko Pengaduan Tanah untuk Rakyat pada Jumat, 31 Juli 2026.
- Posko berfungsi menginventarisasi 38 titik potensi TORA serta memverifikasi dan mengklasifikasikan sengketa lahan warga.
- Warga yang mengadu akan mendapat pendampingan dari Gugus Tugas Reforma Agraria untuk mempercepat redistribusi.
Suara.com - DPRD DKI Jakarta membuka Posko Pengaduan Tanah untuk Rakyat mulai Jumat (31/7/2026).
Pembukaan posko ini disampaikan oleh Ketua Panitia Khusus (Pansus) Reforma Agraria dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (RA-PTSL) DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo.
“Akan ada forum komunikasi antara titik-titik potensi TORA tanah untuk rakyat,” ujar Rio, dikutip dari laman resmi DPRD DKI Jakarta.
Langkah ini menjadi upaya konkret Pansus untuk mempercepat program redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).
Warga yang mengadu ke posko akan mendapat pendampingan dari Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).
Pendampingan tersebut bertujuan menginventarisasi potensi TORA berdasarkan aduan warga.
Sejauh ini, Pansus telah merinci sebanyak 38 titik potensi TORA yang tersebar di lima wilayah kota Jakarta.
Posko pengaduan berfungsi menghimpun, memverifikasi, dan mengklasifikasikan aduan masyarakat soal sengketa lahan.
Pansus akan memberi perhatian khusus pada tanah yang difungsikan sebagai permukiman warga.
Baca Juga: Tarif Transjakarta Akan Naik? Ini Syarat Mutlak dari DPRD DKI Jakarta
“Ini yang kami klasifikasikan,” tutur Rio.
Jika aduan yang masuk bukan soal tanah hunian, kasus akan disalurkan ke lembaga terkait seperti pengadilan.
“Kami fokus pada tanah hunian rakyat,” tegas Rio.
GTRA sebagai instrumen utama program ini telah mendapat dukungan penuh dari Pemprov DKI Jakarta maupun DPRD DKI Jakarta.
“Mudah-mudahan ini mempercepat perjuangan tanah untuk rakyat,” harap Rio.
Berita Terkait
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun
-
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok
-
Sempat Mandeg Sejak 2019, Sertifikasi Tanah Warga Jakarta Butuh Dana Pemerintah Pusat
-
Tarif Transjakarta Akan Naik? Ini Syarat Mutlak dari DPRD DKI Jakarta
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Apakah 2 Agustus Akan Terjadi Gerhana Matahari Total? Ini Jadwalnya Menurut BRIN dan NASA
-
Posko Pengaduan Rakyat, Harapan Baru bagi Warga Bersengketa Tanah di Jakarta
-
Review Film The Devil's Mouth: Teror Hiu Ganas di Gua Bawah Air Thailand!
-
Perbedaan Sun Sign, Moon Sign, dan Rising Sign: Panduan Memahami The Big Three Astrologi
-
5 HP Terbaru Rilis Agustus 2026, Ada Ponsel Rp3,7 Jutaan dengan Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
Jelang Lawan Timnas Indonesia, Latar Belakang Mitchell Baker Dikuliti Habis Media Vietnam
-
Harga Beras Kompak Naik, Daging dan Cabai Malah Turun, Ini Daftar Lengkapnya
-
Banjir Kritik, Kapolres Seattle Akhirnya Mundur karena Lambat Usut Kasus Penembakan Brutal
-
Waspada Kemacetan! Ratusan Polisi Jaga Ketat Demo di Gambir dan Kantor Kredivo Sore Ini
-
Mengenal Sosok Mantan Terpidana Korupsi yang Kini Jadi Kandidat Gubernur BI