Suara.com - Mantan istri komedian Caisar Putra Aditya atau Caisar 'YKS', Indadari Mindrayanti namanya sudah tidak asing lagi terdengar. Pada 2017 lalu, Indadari sempat dikabarkan menderita penyakit kulit langka.
Indadari menderita penyakit kulit psoriasis yang menyebabkan kulit memerah, terkelupas, menebal, terasa kering dan bersisik.
Ia sempat mengaku telah menderita penyakit tersebut sejak 2009-2010. Ketika itu, ia sedang hamil anak pertama hasil pernikahannya dengan Lucky Hakim.
"Kalau aku garuk jadi luka, semacam kayak cacar tapi lama-lama bekasnya hilang. Jadi 8 tahun lalu sudah mulai mengeluh, kulit aku keras," kata Indadari saat dihubungi Suara.com melalui telepon selulernya, Kamis (2/2/2017) silam.
Perlu Anda ketahui psoriasis adalah kondisi autoimun kronis yang menyebabkan penumpukan sel-sel kulit. Kondisi ini menyebabkan penskalaan pada permukaan kulit.
Melansir dari Healthline, biasanya sel-sel kulit tumbuh jauh di dalam kulit dan perlahan-lahan naik ke permukaan. Tetapi pada orang dengan psiorasis, proses produksi ini dapat terjadi hanya dalam beberapa hari.
Karena itu, sel-sel kulit tidak punya waktu untuk lepas. Lantas produksi berlebih yang cepat ini akan menyebabkan penumpukan sel-sel kulit.
Adapun kulit bagian tubuh yang rentan terkena dampaknya, yakni tangan, kaki dan leher. Ada pula beberapa kasus psoriasis yang terjadi pada kuku, mulut dan area organ intim.
Sebenarnya tidak ada penyebab yang jelas seseorang menderita psoriasis. Tetapi, faktor utama yang menyebabkan kondisi ini jelas genetika dan sistem kekebalan tubuh.
Baca Juga: Punya Penyakit Kulit, Seseorang Lebih Rentan Ingin Bunuh Diri
Psoriasis adalah kondisi autoimun. Kondisi autoimun adalah hasil dari serangan tubuh itu sendiri. Dalam kasus psoriasis, sel darah putih dikenal sebagai sel T yang menyerang sel kulit.
Beberapa orang juga mewarisi gen yang membuat lebih rentan menderita psoriasis. Jika Anda memiliki anggota keluarga dengan masalah kulit, sudah pasti Anda lebih berisiko menderita psoriasis.
Namun, hal paling penting adalah penyakit langka psoriasis ini tidak bisa menular. Jika Anda menyentuh lesi psoriasis orang yang sedang menderita tidak akan menyebabkan Anda mengalami hal sama.
Berita Terkait
-
Rey Mbayang Idap Autoimun Psoriasis, Alami Kerontokan Rambut Parah
-
Tim UGM Temukan Penyakit Kulit dan Diare Dominasi Korban Bencana Sumatra
-
RSUD Aceh Tamiang Kembali Buka, Warga Keluhkan Penyakit Kulit dan Gangguan Pernapasan Pascabanjir
-
Nasib Caisar YKS, Dulu Berjaya sebagai Raja Joget di TV Kini Jadi Sopir Taksi Online
-
Misteri Penyakit Kulit Jokowi, Sebulan Lebih Masih Tampak Radang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia