Suara.com - Aktris cantik Anne Hathaway dikabarkan tengah hamil anak kedua setelah berjuang melawan infertilitas.
Anne mengumumkan sendiri melalui Instagram dengan mengunggah foto yang memperlihatkan perutnya yang sedikit menonjol.
"Ini bukan untuk film.. #2 Serius, untuk semua orang yang sedang berjuang dengan infertilitas dan (melakukan) konsepsi, ketahuilah ini bukan jalan yang mudah untuk kedua kehamilanku," tulis Anne pada unggahannya.
"(Aku) kirim kalian cinta tambahan," sambungnya.
Anne Hathaway menikah dengan Adam Shulman pada 2012. Pada 2016 pasangan ini dikaruniai seorang buah hati bernama Jonathan.
Unggahan dari Anne ini banjir ucapan selamat serta terima kasih dari perempuan-perempuan yang juga mengalami hal yang sama dengan sang aktris.
"Pesanmu.. kau tidak tahu betapa baiknya pesan itu bagi penggemarmu yang juga sedang berjuang. Terima kasih untuk menjadi (seseorang) yang hebat," balas seorang warganet di unggahan Anne.
Infertilitas di Amerika Serikat memang menjadi masalah umum. Sekitar 10% perempuan (6,1 juta) di negara tersebut yang berusia 15 hingga 44 tahun mengalami kesulitan hamil, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).
Ketidaksuburan atau infertilitas berarti tidak dapat hamil setelah satu tahun mencoba (atau enam bulan jika seorang perempuan berusia 35 tahun atau lebih).
Baca Juga: Hamil Anak Kedua, Anne Hathaway Pamer Foto Baby Bump di Instagram
Ada beberapa gejala yang menunjukkan seorang perempuan kemungkinan mengalami infertilitas, melansir Medical News Today:
1. Merasa sakit saat berhubungan intim
Kesakitan selama berhubungan intim atau dispareunia, bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi kesuburan wanita. Contoh masalah kesehatan tersebut termasuk infeksi, endometriosis, dan fibroid.
2. Menstruasi yang panjang, berat atau menyakitkan
Perempuan yang mengalami menstruasi sangat berat dan menyakitkan kemungkinan menunjukkan tanda-tanda endometriosis, suatu kondisi di mana jaringan yang biasanya ditemukan dalam rahim berada di tempat lain di dalam tubuh.
3. Darah menstruasi yang gelap atau pucat
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Mengapa Edukasi Menstruasi Bisa Membantu Menekan Risiko HIV pada Remaja?
-
Spill Tipis-Tipis, Sutradara Bocor Proyek Film Princess Diaries 3
-
5 Penampilan Unik di Met Gala 2026: Lisa BLACKPINK dengan '4 Tangan' hingga Gaun Emas Isha Ambani
-
Saat Algoritma Lebih Berkuasa, The Devil Wears Prada 2 Terasa Lebih Relevan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?