Suara.com - Lama Menatap Laptop Bikin Sakit Kepala, Ini 5 Tips Mengatasinya.
Zaman digital membuat banyak pekerjaan khususnya untuk anak milenial berkutat di depan komputer atau handphone.
Hal ini tak ayal memberikan risiko sering sakit kepala pada pengguna komputer yang bisa berjam-jam menatap layar.
Kondisi ini tentu bisa menghambat aktivitas dan pekerjaan Anda. Untuk itu, agar pekerjaan dan kegiatan dapat berjalan lancar, Anda perlu mengatasi rasa sakit ini. Sebenarnya, bagaimana bisa menatap layar komputer terus-terusan bikin sakit kepala? Bagaimana cara mengatasinya?
Di dalam dunia kesehatan, terdapat istilah CVS atau Computer Vision Syndrome alias sindrom penglihatan komputer. Sindrom yang berkaitan dengan komputer ini dapat memengaruhi kesehatan mata dan area leher hingga kepala Anda.
Oleh karena itu, tidak jarang orang yang terlalu lama melihat layar komputer mengeluhkan sakit kepala dan memiliki masalah penglihatan. Kondisi ini disebabkan oleh fokus dan gerak mata yang hanya tertuju pada satu arah dalam waktu yang lama.
Semakin lama Anda memerhatikan satu titik, semakin berat pula dampak yang ditimbulkan.
Umumnya, sakit kepala akibat terlalu lama melihat layar komputer disebabkan oleh mata yang kurang beristirahat. Itu sebabnya, salah satu cara paling ampuh mengatasi masalah ini adalah beristirahat.
Selain menjauhkan diri layar komputer, Anda juga bisa melakukan beberapa hal berikut dilansir Hello Sehat.
Baca Juga: Alami Sakit Kepala karena Sering Kerja Larut Malam, Guru Ini Kena Stroke
1. Latihan pernapasan
Pada saat sedang duduk di depan layar komputer, cobalah untuk melakukan latihan pernapasan sambil menutup mata.
Mulailah mengambil napas dengan panjang dan perlahan beberapa kali, lalu buang secara perlahan. Lakukan hal ini beberapa kali sampai sakit kepala Anda terasa berkurang.
2. Meditasi
Meditasi di kantor? Tentu saja bisa. Hal ini dapat dilakukan secara sederhana dengan berfokus pada hal-hal yang membuat Anda nyaman. Mulai dari lingkungan, alam sekitar, atau apa pun yang menjauhkan diri Anda dari tumpukan pekerjaan.
Walaupun hanya dapat dilakukan di waktu senggang, setidaknya dengan melakukan meditasi, rasa sakit kepala yang muncul akibat terus-menerus menatap layar komputer dapat sedikit teratasi.
3. Memperbaiki postur tubuh
Pada saat bekerja di balik komputer, terkadang postur tubuh Anda salah, sehingga berdampak pada rasa sakit di kepala. Misalnya, posisi leher yang tidak nyaman dapat membuat area kepala Anda terasa tertekan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?