Oleh karena itu, memperbaiki postur tubuh menjadi salah satu cara mengatasi sakit kepala saat melihat layar komputer. Hal tersebut dapat dilakukan dengan:
Memosisikan layar komputer sejajar dengan mata Anda. Setidaknya, bagian tengah layar berjarak 50-60 cm dari mata Anda.
Memeriksa posisi bahu saat sedang mengetik. Jika tidak terasa nyaman, cobalah untuk lebih rileks.
Usahakan agar lengan tidak tertumpu pada keyboard.
Mengatur tinggi kursi agar kaki Anda dapat menapak di lantai.
4. Mengatur pencahayaan komputer
Selain postur dan posisi layar, Anda juga dapat mengatur pencahayaan komputer agar sakit di kepala akibat melihat layar komputer dalam waktu lama dapat terasa lebih ringan.
Jika terlalu terang, mata Anda akan memperoleh terlalu banyak cahaya dan membuat mata sakit. Sebaliknya, terlalu gelap pun menyulitkan Anda untuk melihat, dan membuat mata bekerja lebih keras dan berujung sakit kepala.
5. Minum obat
Jika sakit kepala tidak kunjung reda bahkan sampai mengganggu aktivitas serta pekerjaan Anda, mungkin mengonsumsi obat dapat menjadi salah satu jalan keluarnya.
Baca Juga: Alami Sakit Kepala karena Sering Kerja Larut Malam, Guru Ini Kena Stroke
Berikut ini beberapa obat-obatan yang dapat mengatasi sakit kepala akibat menatap layar komputer:
Acetaminophen
Aspirin
Kafein
Ibuprofen
Naproxen
Menatap layar komputer yang memancarkan sinar radiasi memang dapat membuat mata dan kepala sakit. Itu sebabnya, beristirahatlah sebelum gejalanya semakin memburuk.
Sakit kepala tak kunjung sembut dengan tips di atas, penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar mengetahui perawatan lainnnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia