Suara.com - Kehadiran orangtua semestinya bagaikan malaikat bagi anak-anaknya, tapi tidak dengan bayi malang ini. Ia justru dibuang oleh orangtuanya karena menderita cerebral palsy.
Bayi malang usia 1 tahun asal China ini dibuang oleh orangtuanya id pinggir jalan raya dalam kondisi berselimut dan sebotol susu. Temuan bayi dibuang di pinggir jalan ini lantas mengundang perhatian warga setempat.
Menurut keterangan kepolisian China, dilansir dari Mirror, orangtua bayi tersebut sengaja membuang anaknya yang diduga kuat karena tak bisa menerima kondisi sang anak. Sebab, polisi juga tidak menemukan adanya luka fisik di tubuh bayi 1 tahun yang dibuang tersebut.
Perlu Anda ketahui, cerebral palsy (CP) atau lumpuh otak adalah kumpulan kondisi yang memengaruhi otot dan saraf, umumnya terjadi pada bayi dan anak-anak.
Pihak kepolisian pun memutuskan membawa bayi satu tahun itu ke Rumah Sakit Pengobatan Tradisional China. Dokter yang menangani juga mengonfirmasi bahwa bayi tersebut menderita cerebral palsy.
Oleh karena itu, dugaan bahwa orangtuanya sengaja meninggalkan di pinggir jalan akibat tidak bisa menerima kondisi anaknya pun semakin kuat.
Bocah 1 tahun ini juga tidak bisa berbicara atau berjalan sendiri. Sekarang, pihak kepolisian masih menyelidiki orangtua dari bayi 1 tahun yang dibuang di pinggir jalan.
Sementara itu, bocah 1 tahun ini berada di bawah naungan Lembaga Kesejahteraan Anak selama belum ada seorang pun yang mengakui anak tersebut.
Baca Juga: Dikira Benjolan Rambut Biasa, Ternyata Pria Ini Derita Kanker Langka
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS