Suara.com - Mayat bayi perempuan ditemukan di tempat pembuangan sampah di RT002/08, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019). Peristiwa pembuangan mayat itu membuat geger warga sekitar.
Salah seorang warga mengatakan, awalnya bayi itu ditemukan seorang pemulung sekitar pukul 13.00 WIB hari ini.
"Karena sudah busuk dan dikira jeroan sapi maka dibiarkan saja," kata warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Beberapa menit kemudian, dia datang dan memastikan sumber bau busuk itu. ternyata itu adalah mayat bayi perempuan yang masih tersambung dengan ari-arinya.
Lokasi penemuan mayat bayi itu di pemukiman pada penduduk dan berjarak 50 meter dari Stasiun Pasar Minggu. Hingga pukul 14.30 WIB, belum ada polisi ataupun petugas instansi terkait untuk memindahkan mayat bayi itu.
"Kami sudah lapor polisi, tapi belum ada yang datang," ujar warga lain. (Antara)
Berita Terkait
-
Terlilit Tali Pusar, Bayi Laki-laki Tewas Mengambang di Sungai Jombang
-
Cari Suara Tangisan Bayi, Rafiq 3 Kali Keluar Masuk Musala saat Tarawih
-
Warga Majenang Geger, Bayi Perempuan Lucu Dibuang di Belakang Musala
-
Kisah Bayi Dibuang di Bandara, Kini Berhasil Temukan Orangtua Kandungnya
-
Polisi Belum Minta Keterangan Perempuan Muda Pembuang Bayi di Loteng Rumah
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau