Suara.com - Siklus menstruasi bulanan sering disertai rasa tak nyaman. Seperti kelelahan, kembung, kram dan perubahan suasana hati.
Bagi beberapa perempuan, gejala ini bisa menjadi lebih buruk. Terutama untuk rasa sakitnya.
Hal yang perlu Anda tahu, makanan atau minuman yang dikonsumsi selama masa menstruasi juga sangat memengaruhi tubuh. Bahkan, beberapa dapat membuat rasa sakitnya semakin parah.
Melansir Times of India, berikut makanan atau minuman yang dapat membuat masa menstruasi lebih berat.
1. Kopi
Asupan kafein yang berlebihan dapat membuat rasa sakit menstruasi makin parah. Ini dapat menyebabkan vasokonstriksi, penyempitan pembuluh darah, yang dapat memperburuk kram selama menstruasi.
Kafein juga membuat perut kembung.
2. Makanan manis
Gula darah Anda banyak berfluktuasi ketika Anda menstruasi. Jadi, Anda mengonsumsi banyak makanan manis selama fase ini, ini seperti 'menambah bahan bakar ke api'.
Baca Juga: Sering Keputihan Sebelum Menstruasi, Normal Atau Perlu Dikhawatirkan?
Kadar gula darah akan naik dan turun secara drastis. Selain itu, gula bersifat radang dan dapat meningkatkan kram.
Gula halus juga menyebabkan tubuh Anda menahan natrium dan air, ini akan menyebabkan kembung serta perubahan suasana hati.
3. Produk susu
Produk-produk susu seperti susu, keju, dan es krim mengandung asam arakidonat (asam lemak omega-6), yang dapat meningkatkan peradangan dan dapat meningkatkan nyeri haid Anda.
4. Makanan berlemak
Makanan berlemak meningkatkan jumlah prostaglandin dalam tubuh dan dapat membuat rahim Anda berkontraksi.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Turun Tajam, Daging Sapi dan Ikan Kembung Masih Menguat
-
Apa Hukum Minum Obat Penunda Haid agar Bisa Puasa Ramadan Penuh? Ini Kata Ulama
-
Bolehkah Membaca Yasin saat Haid di HP? Cek Pandangan 4 Mazhab
-
Panduan Amalan Wanita Haid di Bulan Ramadan, Tetap Bisa Meraih Banyak Pahala
-
Minum Air Putih Saat Menstruasi, Bukan Sekadar Mitos dan Bisa Redakan Nyeri Haid
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia