Suara.com - Idul Adha merupakan salah satu momen paling pas untuk berkumpul bersama keluarga sembari menyantap daging kurban.
Bagi pecinta daging, bisa jadi pernah mengalami sakit kepala setelah mengonsumsinya, baik daging sapi maupun daging kambing.
Melansir Livestrong, daging memang dapat memicu maupun memperburuk sakit kepala pada beberapa orang. Hal ini ternyata disebabkan oleh kandungan tyramine.
Menurut Pusat Medis Universitas Maryland, tyramine merupakan zat di dalam makanan yang dapat memicu migrain dan sakit kepala tegang. Ini memengaruhi 78% dari populasi umum.
Banyak daging, termasuk daging yang difermentasi dan disimpan dengan buruk, mengandung tyramine.
Agar asupan tyramine tetap pada batas rendah, National Headache Foundation (NHF), merekomendasikan untuk menghindari konsumsi varietas sosis fermentasi serta daging olahan hingga 4 ons per makanan.
Daging asap dan daging yang diawetkan mengandung nitrat. Zat ini juga dapat menyebabkan sakit kepala jika dikonsumsi berlebihan.
Melansir Everyday Health, jika daging yang dikonsumsi mengandung tyramine serta nitrat, maka akan meningkatkan aliran darah ke otak.
"Orang yang menderita migrain sensitif terhadap perubahan aliran darah," kata Alexander Mauskop, MD, direktur dan pendiri New York Headache Center, di New York City.
Baca Juga: Besek Mahal, Pengurus Masjid Ini Tetap Gunakan Plastik untuk Daging Kurban
"Mungkin karena sistem saraf mereka lebih 'bersemangat' dan perubahan dapat mempengaruhi ujung saraf di dinding pembuluh darah," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius