Suara.com - Kegelisahan anak-anak memang cukup membuat orang tua atau guru terganggu. Meski begitu, ternyata kegelisahan dapat melindungi anak-anak terhadap obesitas.
Dalam sebuah penelitian menunjukkan, anak-anak usia empat hingga enam tahun yang tidak bisa diam saat duduk akan membakar cukup energi selama satu tahun.
Energi yang dihasilkan dari rasa gelisah karena tidak dapat duduk diam ini setara dengan seseorang menahan batu besar.
Dalam penelitian ini, peneliti mengukur energi yang dikeluarkan anak-anak selama satu jam saat bermain, mewarnai dan menonton TV.
Anak yang paling gelisah bergerak 53 kali, seperti bergeser dari duduk ke berdiri atau berbaring ke berjalan. Sementara yang paling malas bergerak mengubah posisi hanya 11 kali selama satu jam.
Mereka yang paling gelisah membakar 14% kalori lebih banyak daripada anak yang tidak bergerak, atau sepersepuluh kalori ekstra per menit.
Bagi anak-anak dengan rerata usia ini, duduk selama 10 jam sehari seperti yang disarankan oleh penelitian, jumlah ini dapat mencapai 22.000 kalori per tahunnya.
Hal ini dapat mencegah kenaikan berat badan sekitar 2 kilogram lebih, lapor Daily Mail.
Studi yang dipimpin oleh Profesor John Reilly dari University of Strathclyde, bekerja dengan para peneliti Australia, diterbitkan dalam jurnal PLOS One.
Berita Terkait
-
25 Link Twibbon Idul Adha 2026 Desain Menarik dan Lucu untuk Anak-anak, Gratis Siap Pakai!
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Anak-anak Kini Bisa Belajar Perubahan Iklim Lewat Permainan
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?