Suara.com - Campuran jus seledri dan lemon mungkin terlihat menjijikan. Tetapi, siapa sangka kalau campuran kedua bahan tersebut sangat bermanfaat menurunkan diabetes.
Seledri mengandung banyak mineral seperti kalsium, natrium, tembaga, magnesium, besi, seng dan kalium. Seledri juga kaya akan vitamin A, C, E, D, B6, B12, K, thiamine, riboflavin, asam folat, dan serat makanan.
Melansir dari steemit, kandungan dalam seledri ini mampu menurunkan hormon stres dalam darah yang menyebabkan pembuluh darah melebar.
Lalu, proses ini akan memengaruhi penurunan tekanan darah dan akhirnya akan mengontrol kadar gula darah. Konsumsi seledri secara rutin juga menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang menyumbat arteri.
Artinya, semakin sedikit kolesterol LDL, maka semakin sedikit endapan pada dinding arteri. Dengan begitu, risiko stroke dan serangan jantung akan menurun.
Begitu pula dengan lemon yang kaya vitamin C. Kandungan vitamin C itu berfungsi melindungi penderita diabetes dari efek jangka panjang penyakit dengan meningkatkan kadar darah, terutama Hb1Ac yang sangat kritis.
Lemon dapat mendetoksifikasi tubuh, baik secara langsung atau tidak langsung melalui vitamin C. Namun, kulitnya juga merupakan pengikat yang sangat baik untuk logam berat.
Sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam International Journal of Biological Marcomolecules pernah meneliti tentang efek lemon terhadap penyakit diabetes serta penurunan resistensi insulin
Para peneliti menemukan bahwa pektin yang terkandung dalam kulit lemon mampu mengurangi gula darah secara signifikan setelah 4 minggu.
Baca Juga: Peneliti Sebut Seledri Ampuh Atasi dan Cegah Asam Urat, Coba Sekarang!
Selain itu, asupan pektin juga meningkatkan glukosa dan kadar lemak darah. Oleh karena itu, campuran seledri dan lemon ini dipercaya sangat ampun mengatasi diabetes jika dikonsumsi rutin.
Anda hanya perlu mempersiapkan 150 gram seledri dengan kualitas organik, 1 sendok makan biji seledri, dan 3 lemon.
Caranya, cuci seledri lebih dulu lalu diparut sedikit. Taruh seledri yang sudah diparut dan di dalam wadah kecil.
Lalu, jus 3 buah lemon sekaligus dan masukkan ke dalam panci yang tertutup. Ambil satu panci lagi yang lebih besar berisi air, lalu letakkan panci berisi jus lemon di dalamnya.
Setelah itu, masukkan parutan dan biji seledri ke dalam panci jus lemon. Campurkan semua bahan untuk dimasak dan biarkan hingga mendidih.
Setelah mendidih, pindahkan ramuan tersebut ke wadah lain yang lebih kecil dan tutup rapat hingga dingin. Anda juga bisa menyimpannya di kulkas agar bertahan lama.
Esok harinya, Anda baru bisa mengonsumsi ramuan itu dengan mengambil dua sendok makan setiap pagi dalam kondisi perut kosong. Setelah mengonsumsinya, Anda perlu menunggu 15-30 menit untuk sarapan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi