Suara.com - Berenang merupakan latihan kardio yang terbukti bermanfaat untuk kesehatan. Untuk itu, penting untuk mendapatkan asupan makanan yang tepat sebelum berenang.
Berenang saat perut kosong akan membuat Anda kehilangan banyak manfaat kesehatan dari latihan ini. Sehingga Anda perlu menentukan jenis makanan dan kapan harus mengonsumsinya.
Dilansir dari timesofindia, Anda tidak harus makan berat sebelum berenang. Selain itu, mengonsumsi makanan pedas dan tinggi lemak akan membuat Anda kembung saat berenang.
Anda bisa makan satu jam sebelum masuk ke kolam renang. Ketika Anda makan, jantung akan mengarahkan darah ke sistem pencernaan untuk memecah makanan dan mengekstrak nutrisi.
Demikian pula, saat berolahraga, aliran darah akan dialihkan ke otot agar bisa bekerja secara efisien. Jadi, jika Anda berenang tak lama setelah makan, sistem percernaan dan otot tidak akan mendapat pasokan darah yang cukup. Hal ini justru bisa menyebabkan gangguan pencernaan, refluks lambung, kram, dan ketidaknyamanan perut.
Lalu, makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi.
Sebelum berenang, konsumsilah makanan mengandung karbohidrat. Hal ini akan memberi Anda energi untuk aktif di kolam renang dalam jangka waktu lebih lama. Anda juga perlu menghindari makanan berlemak karena sulit dicerna.
Nutrisi yang tepat dipercaya membantu dalam perbaikan otot dan pemulihan setelah berenang. Beberapa makanan yang bisa Anda konsumsi sebelum berenang seperti pisang, roti gandum, beras merah, ubi jalar, kacang-kacangan, oat gandum.
Bukan hanya makanan yang perlu diperhatikan, perenang juga harus tetap terhidrasi dengan baik. Perenang harus minum cairan sebelum, selama, dan setelah berenang.
Baca Juga: 5 Manfaat Berenang untuk Kesehatan, Bisa Cegah Penyakit Jantung
Asupan cairan sangat penting untuk menyeimbangkan kehilangan cairan dari tubuh, misalnya keringat. Anda bisa minum air, jus, susu, dan yogurt untuk tetap membuat tubuh terhidrasi.
Berita Terkait
-
Intip Rutinitas Sabtu Pagi Prabowo: Berenang di Hambalang Lalu Terbang ke Magelang
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
-
Detoks Alami Pasca-Lebaran: 5 Kombinasi Makanan Sehat agar Nutrisi Terserap Maksimal
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia