Suara.com - Tak hanya bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan mengencangkan otot, berenang juga bagus untuk jantung. Olahraga ini bisa memperkuat jantung dan meningkatkan fungsinya untuk memompa darah.
Bahkan, seperti dilansir dari thehealthsite, tiga puluh menit berenang setiap hari bisa mengurangi risiko penyakit jantung koroner pada wanita hingga 30-40 persen dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Selain itu, berenang juga bisa membuat sel-sel yang melapisi arteri lebih fleksibel dan dalam kondisi baik. Ketahui 4 cara bagaimana berenang bisa meningkatkan kesehatan jantung Anda.
1. Meningkatkan detak jantung
Jantung yang memompa lebih banyak darah setiap denyutnya, bisa memasok darah dengan lebih efisien. Jadi, jika detak jantung memiliki waktu istirahat yang lebih rendah berarti Anda kurang berisiko mengalami penyakit jantung. Perenang memiliki waktu istirahat detak jantung rendah, yaitu 40 detak jantung per menit. Untuk rata-rata orang, detak jantung istirahat adalah 60-70 detak per menit.
2. Menurunkan tekanan darah
Berenang merupakan latihan aerobik. Hal ini bisa memperkuat jantung dan memungkinkan lebih banyak aliran darah. Anda bisa berenang selama 30 menit per hari untuk mendapatkan manfaat dari berenang, terutama untuk menurunkan tekanan darah.
Berolahraga selama 2,5 jam per minggu sudah cukup untuk menjaga kesehatan jantung, menurut studi.
3. Meningkatkan pernapasan
Baca Juga: Studi: Konsumsi Kacang Tiap Hari Bisa Jaga Kesehatan Jantung
Perenang dapat bernapas lebih cepat dan lebih lama dalam satu tarikan napas daripada kebanyakan orang. Berenang bisa membantu kelompok otot besar dan meningkatkan detak jantung, membuat paru-paru Anda bekerja lebih efisien. Semakin banyak Anda benerang, detak jantung akan meningkat.
4. Meningkatkan sirkulasi darah
Berenang bermanfaat meningkatkan denyut jantung dan demikian meningkatkan pasokan darah dalam tubuh. Sirkulasi yang meningkat bisa membantu mengurangi rasa mati rasa dan kesemutan.
5. Meningkatkan metabolisme
Berenang bisa meningkatkan metabolisme tubuh. Berenang selama 30 menit per hari setara dengan 45 menit latihan.
Berita Terkait
-
Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!
-
Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras
-
Intip Rutinitas Sabtu Pagi Prabowo: Berenang di Hambalang Lalu Terbang ke Magelang
-
4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh