Suara.com - Tetap Langsing Meski Senang Makan, Foodblogger Ini Bagikan Rahasianya.
Rebecca Raben, dikenal sebagai salah satu foodblogger populer yang sering membagikan pengalamannya mencicipi berbagai makanan. Di Instagramnya, @i_actually_ate_that, ia memiliki 79 ribu pengikut.
Makanan-makanan yang ia posting terlihat menggiurkan dan membangkitkan selera, tetapi, memiliki begitu banyak kalori. Banyak pengikut Rebecca yang heran, bagaimana ia bisa tetap langsing dengan kebiasaan makan luar biasa seperti itu?
Untuk menjawab hal tersebut, Rebecca dengan senang hati mengungkapkan rahasianya. Ia mengklaim, bahwa tidak perlu melakukan diet untuk memiliki bentuk tubuh langsing seperti dirinya.
Bahkan, Rebecca menolak menghindari makanan yang ia suka dan cenderung akan menyantapnya saat ia sedang ingin makan sesuatu. Dilansir dari Bright Side, ia mengatakan bahwa ini semua hanyalah tentang tidak membatasi dan menghilangkan makanan yang ingin Anda makan.
Dalam salah satu wawancara baru-baru ini, Rebecca juga mengatakan bahwa ia dibesarkan dengan prinsip makan apa yang ia idam-idamkan, baik pizza pepperoni larut malam, hamburger, atau taco, dia tidak pernah menolak untuk memenuhi hasratnya.
Jika dia merasa ingin makan pizza, dia akan melakukannya. Jika dia mendambakan burger keju atau udang, dia membiarkan dirinya memilikinya.
Dalam wawancara yang sama, Rebecca mengaku bahwa dia memperlakukan makanan sebagai sesuatu yang dia sukai dan bukan sesuatu yang ia batasi.
Rebecca selalu menemukan cukup waktu untuk menikmati rasa makanan yang sedang dia makan saat ini dan mencoba untuk tidak terburu-buru makan.
Baca Juga: 5 Berita Heboh: Youtuber Makan Indomie Pakai Kecoak - Langsing dalam 7 Hari
Alasan Rebecca ini bahkan didukung oleh ahli diet terkemuka. Salah satunya Beth Warren, penulis Living a Real Life with Real Food dan pendiri Beth Warren Nutrition.
Warren mengatakan bahwa pembatasan makanan yang Anda sukai tidak membantu Anda mempertahankan berat badan atau keinginan Anda. Semua itu karena sikap sadar terhadap jumlah makanan yang dikonsumsi seseorang, bukan apa yang dimakan seseorang, yang memainkan peran utama dalam diet. Seseorang harus memperlakukan makanan dengan serius.
Ahli gizi lain, Alissa Rumsey, setuju dengan Rebecca juga dan mengatakan bahwa lebih mudah bagi orang untuk mempertahankan keseimbangan dalam makanan yang tidak mereka batasi dan mereka bisa membatasinya sendiri dalam pilihan mereka.
Alissa mengklaim bahwa menurunkan berat badan dengan metode ini mungkin bisa lebih efektif, dikarenakan seseorang tahu mereka tidak memiliki batasan pada makanan dan dapat memakannya setiap saat, seringkali, mereka akhirnya tidak memakannya sama sekali.
Namun, ada beberapa tindakan pencegahan yang harus diingat ketika Anda memilih gaya diet seperti ini. Tentu saja, semuanya harus dilakukan dalam jumlah sedang. Meski Anda bisa memakan apapun yang Anda sukai, bukan berarti Anda harus memakannya dalam jumlah besar.
Sama seperti hal lain dalam hidup, porsi makanan Anda harus moderat dan masuk akal. Ada perbedaan antara menikmati setiap gigitan dari apa yang Anda idam-idamkan dan memakannya setiap saat tanpa porsi seimbang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?