Suara.com - Bagi sebagian orang, memeriksakan diri ke dokter gigi terkadang menakutkan. Tidak heran jika mereka memilih menahan sakit gigi atau mengobatinya secara tradisional.
Tetapi, apabila sakit gigi berlangsung lama, jangan pernah mengabaikannya. Karena bisa jadi itu adalah tanda dari suatu penyakit.
Seorang remaja 15 tahun asal Hangzhou, China, menderita sakit gigi selama lebih dari satu tahun. Tetapi ia baru memutuskan untuk memeriksakannya akhir-akhir ini.
Remaja tersebut mengatakan sakit gigi yang dirasakannya awalnya tidak menganggu aktivitas kesehariannya.
Namun, setelah lebih dari satu tahun, rasa sakitnya menjadi lebih serius.
Setelah diperiksa menggunakan tomografi, dokter menemukan sakit gigi yang diderita sang remaja lelaki itu ternyata sebuah tumor.
Tumor yang tumbuh dinamakan amelobastoma. Ini adalah tumor rahang yang umumnya terletak pada rahang bawah.
Pada hasil pemindaian terlihat rahang sang remaja sudah 'dimakan' tumor. Bahkan menimbulkan kerusakan parah hingga terbentuk sebuah lubang besar di rahangnya.
Dokter menjelaskan, melansir World of Buzz, meski ameloblastoma tumbuh lambat, mereka sangat invasif. Dan jika tidak diangkat, tumor akan tumbuh lagi.
Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Sakit Gigi Semakin Parah saat Malam Hari
Tumor ameloblastoma ini bukan jenis tumor yang dapat bermetastasis atau tidak menyebar ke bagian lain di sekitarnya.
Untungnya, operasi pengangkatan tumor berhasil dan sang remaja perlu mendapatkan beberapa implan untuk mengembalikan fungsi mulutnya.
Berita Terkait
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Amanda Manopo Pakai Stagen Lilit Usai Melahirkan, Amankah untuk Bekas Operasi Caesar?
-
Apple Hentikan Dukungan 16 Perangkat Sekaligus, Cek Apakah Gadget Anda Terdampak
-
Usai OTT, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK dalam Kasus Suap Proyek
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi