Suara.com - 5 Cara Maksimalkan Manfaat Sehat Kopi, Nomor 1 Enak Banget!
Banyak penelitian menunjukkan berbagai manfaat kesehatan yang didapat saat kita minum kopi karena jumlah antioksidannya yang tinggi. Meski begitu, jika diminum berlebihan atau tidak tepat, kopi juga dapat berefek merugikan.
Nah, agar Anda bisa mendapat manfaat secangkir kopi secara maksimal, berikut beberapa hal yang bisa Anda ikuti, untuk meningkatkan kesehatan Anda, seperti yang dilansir Bright Side.
1. Bulletproof coffee
Ini adalah resep kopi di mana Anda menambahkan mentega tawar dan minyak MCT ke dalam cangkir kopi hitam Anda. Kedengarannya aneh dan tidak biasa, tetapi banyak orang mengklaim bahwa ini sangat lezat.
Minuman ini juga cocok baik bagi mereka yang tidak suka makan di pagi hari tetapi tidak bisa menolak minum kafein ketika mereka bangun tidur. Resep ini bisa meningkatkan kolesterol baik sambil menurunkan trigliserida.
2. Gunakan pemanis alami
Idealnya, kita semua harus minum kopi tanpa tambahan gula atau pemanis dalam bentuk apa pun, tetapi tidak demikian halnya bagi banyak orang. Gula adalah salah satu bahan paling berbahaya dalam diet modern, jadi Anda harus memoderasi asupan Anda.
Coba tambahkan sesuatu yang lebih alami seperti vanilla atau stevia ke dalam secangkir kopi Anda.
Baca Juga: Ingin Perkasa Minum 'Kopi Jantan', 14 Pria di Sumedang Malah KO Keracunan
3. Jangan minum kopi lewat pukul 2 siang
Kopi adalah minuman stimulan, yang merupakan salah satu alasan mengapa minuman ini begitu populer. Kelemahannya adalah ini bisa mengganggu siklus tidur Anda.
Anda bisa minum 2-3 cangkir kopi di pagi hari, tetapi hindari minum kopi setelah pukul 2 atau 3 siang. Cobalah beralih ke kopi tanpa kafein atau secangkir teh di sore hari sehingga Anda bisa tidur nyenyak.
4. Menambahkan cocoa dan kayu manis
Menambahkan cocoa ke kopi Anda tidak hanya bagus sebagai penambah antioksidan, tetapi juga bermanfaat untuk menurunkan jumlah gula yang Anda tambahkan ke dalam cangkir Anda. Mocha, yang merupakan jenis campuran kopi dengan rasa coklat, adalah pilihan populer di restoran di seluruh dunia.
Hal yang sama berlaku dengan kayu manis, makanan super termogenik dan antioksidan ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tetapi juga menambah rasa rempah pada kopi Anda membuatnya lebih nikmat. Namun, tambahkan sedikit saja, karena terlalu banyak dapat menyebabkan gejala tidak nyaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?