Catat, hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat wisata medis ke Malaysia. [Shutterstock]
Suara.com - Catat, Ini Deretan Do's and Don'ts Saat Wisata Medis ke Luar Negeri!
Pada 2018 lalu, sekitar 900 ribu orang Indonesia tercatat masuk ke Malaysia untuk melakukan perjalanan wisata kesehatan. Angka tersebut diduga akan naik dan mencapai angka 1.1 juta kunjungan pada 2019 ini.
Malaysia memang dianggap sebagai salah satu negara wisata kesehatan alternatif bagi orang Indonesia selain Singapura. Menurut catatan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) sendiri, ada beberapa hal boleh atau do dan tidak boleh atau don't untuk dilakukan oleh pasien dalam perjalanan medis.
Kira-kira apa saja? Berikut daftarnya!
Do's:
- Lakukan perencanaan di awal, terutama jika Anda melakukan perjalan pada musim liburan.
- Bertanya langsung pada dokter ahli bedah atau dokter spesialis mengenai masalah kesehatan yang dirasa atau dikhawatirkan.
- Jangan ragu mengeluarkan uang lebih untuk melakukan panggilan telepon. Komunikasi itu penting!
- Dapatkan segala sesuatunya dalam bertuk tertulis atau tersurat sebanyak mungkin.
- Hal yang tak kalah penting, gunakan perencana perjalanan medis terlatih dari perusahaan wisata medis yang memiliki reputasi.
Don'ts:
- Jangan mengandalkan internet semata. Cari tahu lebih banyak.
- Jangan menghemat biaya hanya karena mencari 'tawaran yang terendah'. Kepercayaan dan rasa nyaman adalah yang utama.
- Dan yang tidak kalah penting, jangan merasa 'terjebak' hanya pada dokter yang pertama Anda pilih pada saat Anda masih berada di rumah.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin