Suara.com - Sekarang ini masih banyak orang yang mengira bahwa hanya perempuan yang berisiko menderita kanker payudara. Padahal pria juga bisa berisiko kanker payudara, tapi kurang memerhatikannya.
Kanker payudara pria adalah kanker langka yang terbentuk di jaringan payudara pria. Biasanya kanker payudara pria paling umum terjadi pada pria yang usia tua.
Selain itu dilansir dari Mayo Clinic, pria yang memiliki kerabat dekat atau riwayat keluarga menderita kanker payudara juga lebih berisiko terkena penyakit tersebut.
Biasanya, gejalanya berupa benjolan tidak nyeri pada jaringan payudara, perubahan pada kulit payudara. Seperti kerutan, kemerahan hingga perubahan pada puting susu.
Penyebab kanker payudara pada pria pun belum diketahui jelasnya. Seorang ahli mengatakan bahwa kanker payudara pria terjadi ketika beberapa sel payudara pria membelah lebih cepat daripada sel sehat.
Sel-sel yang terakumulasi membentuk tumor yang dapat menyebar (bermetastasis) ke jaringan di dekatnya, ke kelenjar getah bening atau ke bagian lain dari tubuh.
Adapun beberapa jenis kanker payudara yang didiagnosis pada pria, meliputi:
1. Kanker bermula dari saluran susu, yakni hampir semua kanker payudara pria adalah karsinoma duktal.
2. Kanker itu dimulai pada kelenjar penghasil susu, yakni jenis ini jarang terjadi pada pria karena mereka memiliki beberapa lobulus di jaringan payudara mereka.
Baca Juga: Ria Irawan Masih Merokok Meski Kanker, Begini Cara Membantunya Berhenti
3. Jenis kanker lainnya, yakni jenis kanker payudara langka yang biasanya terjadi pada pria, salah satunya paget pada puting susu.
Berita Terkait
-
Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara
-
Temuan Tabung Whip Pink di TKP Lula Lahfah Jadi Pintu Masuk Aturan Baru Penindakan Hukum
-
Rekaman CCTV Ungkap Kehadiran Reza Arap Saat Lula Lahfah Meninggal, Bawa Dokter ke Apartemen
-
Teka-teki Kematian Lula Lahfah Terjawab, Polisi Resmi Hentikan Penyelidikan
-
Heboh Temuan Tabung Pink Saat Lula Lahfah Meninggal, Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Pidana
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini