Suara.com - Kopi dan teh adalah minuman yang populer dan paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Sebenarnya, masing-masing di antaranya menawarkan manfaat kesehatan tersendiri. Tapi, mana yang paling sehat?
Untuk mencari tahu jawabannya, berikut penjelasan yang dilansir dari Times of India.
1. Kafein
Kafein dikenal karena efeknya yang menguntungkan tapi juga bisa merugikan kesehatan manusia. Kafein ditemukan pada banyak minuman populer termasuk teh dan kopi. Tetapi kandungan kafein di dalam keduanya juga tergantung pada metode pembuatan, seperti waktu pembuatan dan jumlah penyajian.
Kafein dianggap baik untuk kesehatan jika jumlahnya tak lebih 400 mg per hari. Jika kita membandingkan kandungan kafein dari kedua minuman tersebut, maka teh mengandung jumlah kafein yang lebih sedikit dibandingkan dengan kopi.
Satu cangkir kecil teh hitam mengandung 14-70 mg kafein, sedangkan kopi mengandung 95-200 mg kafein.
2. Antioksidan
Baik teh dan kopi sarat dengan antioksidan, yang melindungi tubuh kita dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengembangkan penyakit kronis tertentu.
Kedua minuman tersebut terutama mengandung polifenol, yang memberikan rasa unik dan mengandung khasiat yang meningkatkan kesehatan. Teh hitam sarat dengan theaflavin, thearubigins, dan catechin, sementara kopi kaya akan flavonoid dan asam klorogenat (CGA).
3. Level energi
Teh mengandung lebih sedikit kafein dan kaya akan L-theanine, yang merupakan antioksidan yang juga merangsang otak kita. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi L-theanine bersama dengan kafein dapat membantu menjaga kewaspadaan, fokus, perhatian, dan ketajaman otak Anda.
4. Penurunan berat badan
Sesuai beberapa penelitian, asupan kafein dapat membantu Anda membakar lebih banyak kalori hingga 3-13 persen. Terlepas dari kopi ini telah dikaitkan dengan sifat pembakaran lemak dengan menghambat produksi sel-sel lemak. Beberapa penelitian telah menghubungkan efek ini dengan kandungan asam klorogenatnya. Jadi, jika Anda ingin mempercepat proses penurunan berat badan, maka kopi harus Anda pilih.
Baca Juga: Kopi Asal Kintamani Makin Digemari Pasar Dunia
5. Kesehatan gigi
Kedua minuman tersebut dapat menodai gigi putih Anda. Tetapi menurut para ahli, pigmen dari teh mempengaruhi gigi Anda lebih dari kopi.
6. Kata ahli
Menurut Dr. Priyanka Rohtagi, Kepala Ahli Nutrisi Klinis, Rumah Sakit Apollo, teh lebih baik daripada kopi karena mengandung lebih sedikit kafein. Tetapi metode persiapan minuman juga penting.
"Jika Anda banyak menyeduh minuman Anda, antioksidan akan terpengaruh, yang tidak baik untuk kesehatan. Selain itu, jumlah gula yang Anda tambahkan dalam minuman Anda juga memainkan peran penting," kata dia.
Dia mengatakan bahwa menambahkan terlalu banyak gula dalam minuman Anda bukanlah hal yang sehat. Selain itu, ketika Anda menambahkan susu ke dalam teh dan kopi Anda, Anda akan mengikat kandungan kalsium dari susu.
7. Kesimpulan
Baik teh dan kopi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun bagaimanapun, teh adalah pilihan yang lebih sehat daripada kopi. Tetapi ini tidak berarti bahwa Anda bisa menyesap 5-6 cangkir teh dalam sehari. Jika ingin tetap sehat, jangan mengonsumsi lebih dari dua cangkir teh dalam sehari. Selain itu, tidak boleh lebih dari 150 ml.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh