Suara.com - Cegah Anak Kecanduan Gadget dengan Dongeng? Ini Tips dari Pakar
Penggunaan gadget pada anak-anak harus diawasi dengan baik. Sebab, bisa saja anak kecanduan gadget sehingga menghalangi proses pembelajaraan anak, khususnya dalam berinteraksi sosial.
Tapi siapa sangka, dongeng bisa jadi alat pengalih perhatian anak dari gadget loh.
"Bisa nggak sih dongeng ngalahin gadget? Bisa. Ada juga, dongeng bisa nggak ngalahin gadget? enggak. Kuncinya di mana penyampaiannya, di story tellernya karena isi dongeng menarik, cara menyampaikannya menarik, saya sangat yakin dongeng akan kalahkan gadget," ujar pendongeng Kak Reni beberapa waktu lalu di Jakarta, ditulis Selasa (15/10/2019).
Nah, seringnya yang jadi masalah kebanyakan orang tua tidak percaya diri dan tidak yakin dengan dongeng yang disampaikannya. Jadi kalau orang tua sangat ingin menghilangkan kecanduan gadget pada anak, coba deh berusaha keras kuasai teknik dongeng.
"Tapi kalau dalam penyampaikannya orang tua sudah tidak yakin, anak akan merasa dongeng hanya angin lalu. Hanya sesuatu yang nggak menarik dan kembali lagi ke gadget. Jadi kuncinya, bagaimana menyentuh hati anak-anak melalui dongeng," jelasnya.
Kak Reni selaku ibu dengan lima orang anak meski bisa mendongeng, ia tidak pernah berhenti mencari ide-ide kreatif dalam penyampaian dongeng dan bisa mengalihkan anaknya yang kerap terpaku pada gadget. Caranya, dengan Kak Reni sangat jarang menamatkan cerita dongeng.
"Saya jarang sekali menyelesaikan dongeng, jarang sekali, ketika lagi klimaks atau lagi seru-serunya bersambung," aku Kak Reni.
Menurutnya, dengan cara ini selain membuat anak tertarik dengan isi dongeng, juga akan memancing minat anak terhadap buku. Di mana buku itu dijadikan inspirasi Kak Reni dalam bercerita, dan biarkan anak membaca lanjutan akhir cerita yang didongengkan.
Baca Juga: Bak Latar Negeri Dongeng, Begini 5 Pesona Hutan De Djawatan di Banyuwangi
Bagaimana, mau mencoba trik mendongeng untuk anak ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?