Suara.com - Memiliki anak dengan tubuh yang gemuk mungkin menggemaskan. Namun, hal itu tidak berbanding lurus dengan kesehatan. Sebab tubuh anak yang kegemukan bisa mengarah pada obesitas.
Anak-anak dengan obesitas pun lebih mungkin menderita tekanan darah dan kolesterol tinggi, kondisi yang biasanya kita kaitkan dengan orang dewasa.
"Anak-anak ini juga memiliki peningkatan risiko pernapasan dan masalah persendian, belum lagi masalah psikologis dan harga diri," kata Dr. Richard Seidman, dokter anak dan kepala petugas medis dari LA Care Health Plan, seperti dikutip dari Healthline.
Maka dari itu, para ahli mengatakan penting untuk menerapkan "diet" dan peningkatan aktivitas fisik untuk menjaga anak pada berat badan yang sehat sesuai ukuran tubuh mereka.
Lucie Smith, ahli fisiologi olahraga mengatakan ada enam tindakan spesifik yang dapat dilakukan orangtua untuk menjaga berat badan anak-anak pada tingkat yang sehat. Yaitu :
- Pantau apa yang dimakan anak-anak Anda untuk mencegah kenaikan berat badan yang tidak sehat. Dia menyarankan untuk bertanya apa yang mereka makan siang di sekolah dan memastikan mereka sarapan bergizi setiap hari.
- Fokus pada buah-buahan dan sayuran, dan dorong anak-anak Anda untuk mencoba hal-hal baru.
- Mengenalkan makanan sehat itu penting. Jangan menyerah setelah sekali coba. Semakin banyak anak terpapar pada sesuatu, semakin besar kesempatan mereka untuk mencobanya atau bahkan menikmatinya nanti.
- Batasi jumlah makanan cepat saji yang dimakan keluarga Anda setiap minggu, dan cobalah menyiapkan makanan meski sedang sibuk.
- Pastikan Anda memiliki camilan pilihan sehat di rumah dan di kulkas. Hindari menyimpan camilan yang tidak sehat di dapur.
- Orangtua harus mendorong peningkatan aktivitas fisik dengan berpartisipasi dalam kegiatan fisik bersama mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026