Suara.com - Susu dan kunyit sama-sama memiliki banyak manfaat kesehatan tubuh. Tetapi, apakah Anda pernah membayangkan minum susu kunyit setiap hari?
Ternyata kunyit bisa jadi alternatif pengobatan alami yang memberikan manfaat kesehatan jangka panjang, hampir tanpa kontraindikasi.
Melansir dari Healthy Life Tricks, Anda hanya membutuhkan susu dan pasta kunyit untuk membuat minuman obat alami ini.
Bahan untuk membuat pasta kunyit:
1/2 gelas air
1/4 cangkir bubuk kunyit
1/2 sendok makan lada
Cara membuatnya, tuangkan air ke dalam wajan masukkan dalam api sedang. Lalu tambahkan kunyit dan merica dan aduk hingga tercampur rata.
Jika Anda merasa semua bahan yang sudah dicampur terlalu kering, tambahkan sedikit air lagi hingga mengental seperti pasta.
Setelah semuanya tercampur dan dingin, pindahkan ke wadah kaca lalu tutup rapat dan simpan di dalam kulkas. Ramuan obat alami ini harus dikondisikan selalu baik hingga 3 minggu, karena akan memiliki rasa logam.
Anda bisa menyajikan obat alami dari kunyit ini sebagai obat penghilang rasa sakit. Tetapi, perlu diingat bahwa efeknya akan terasa setelah 3-4 hari Anda mengonsumsinya.
Baca Juga: Masih Tren Diet Keto, Ketahui Efek Sampingnya pada Ginjal dan Jantung
Anda juga bisa menambahkan seperempat sendok teh pasta kunyit ini ke dalam bahan-bahan berikut ini:
1. Secangkir susu almond (Anda juga bisa menggunakan santan, beras atau susu sapi organik)
2. Satu sendok teh minyak kelapa (Anda juga bisa menggunakan minyak wijen atau minyak almond manis)
3. Madu
Campurkan seperempat sendok teh pasta kunyit dengan susu, lalu panaskan di api sedang sampai menguap (tidak mendidih). Setelah dingin, tambahkan madu dan minyak kelapa.
Ramuan alami dari susu dan pasta kunyit ini akan memeberikan banyak manfaat antara lain:
- Meningkatkan sistem kekebalan dan memberikan dosis antioksidan
- Membersihkan hati
- Membersihkan darah
- Membuat kulit cerah dan bersih
- Mengobati osteoarthritis dan rheumatoid arthritis
- Antiseptik alami dan analgesik yang andal
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien