Suara.com - Sekarang ini tanam bulu mata atau eyelash extensions tengah menjadi tren di kalangan wanita. Banyak wanita melakukannya karena merasa bulu matanya pendek, tidak lentik atau terlalu tipis.
Tetapi, banyak pula wanita yang kurang memahami cara merawat bulu mata tanam yang benar. Beberapa orang mungkin khawatir jika bulu matanya rontok jika dibersihkan.
Padahal kurangnya kesadaran untuk membersihkan ini bisa menyebabkan penumpukan bakteri yang mengakibatkan perkembang biakan kutu bulu mata.
Dalam istilah medis dilansir dari mirror.co.uk, kutu bulu mata disebut sebagai demodex, yakni sejenis kutu yang hidup di kelenjar minyak foliker rambut manusia.
Biasanya orang yang memiliki kutu bulu mata ini akan merasakan gatal, kemerahan dan peradangan.
Seperti yang Anda ketahui ekstensi bulu mata tengah menjadi perawatan kecantikan populer yang ditawarkan oleh salon maupun klinik. Karena mereka menawarkan penanaman bulu mata semi permanen yang terlihat lebih panjang dan penuh.
Proses pemasangan bulu mata ini pun menggunakan lem dan diikat ke bulu mata asli. Biasanya proses ekstensi bulu mata membutuhkan waktu sekitar 3 jam dan bulu mata bisa bertahan sekitar 6 minggu.
Dokter Sairah Malik mengatakan banyak orang tidak membersihkan ekstensi bulu matanya karena takut terjadi sesuatu, seperti kerontokan. Sehingga ia mejelaskan cara membersihkan bulu mata palsu yang aman.
"Kami merekomendasikan membersihkan ekstensi bulu mata dengan minyak pohon teh yang memiliki sifat antibakteri dan penyembuhan. Orang bisa menggunakan minyak pohon teh untuk membersihkan ekstensi bulu mata setiap hari," kata Sairah Malik.
Baca Juga: Tak Cuma Via Vallen, 4 Seleb Ini juga 'Manglingi' karena Wajah Bengkak
Ahli bedah asal Florida, dr Parbhu pun menceritakan kasus salah satu pasiennya bernama Ashley yang mengalami mata bengkak setelah melakukan ekstensi bulu mata di salah satu salon.
Ashley mengungkapkan bahwa ekstensi bulu matanya penuh dengan demodex atau kutu bulu mata yang membuat matanya bengkak.
Akibat kasus tersebut, dokter juga memperingatkan bahwa peralatan salon yang tidak bersih juga bisa menyebabkan pertumbuhan kutu bulu mata.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Shampo Kutu Rambut, Basmi Tuntas Sampai Telurnya
-
6 Cara Mengatasi Mata Bengkak: Praktis, Cepat, dan Mudah Diterapkan
-
Generasi Kutu Buku Tidak Hilang, Aksaraya Semesta Tunjukkan Buktinya
-
Habis Begadang atau Nangis Semalaman? Ini 7 Trik 'Ajaib' Kempeskan Mata Bengkak
-
Jangan Malu Jadi Pembaca Buku: Membaca Itu Gak Bikin Kamu Antisosial
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia