Suara.com - Keponakan Ashanty, Millendaru alias Millen Cyrus, mengaku telah melakukan implan payudara di Thailand pada enam bulan yang lalu. Meski merasa sakit, ia cukup puas dengan hasil akhirnya.
"Sakit sih tapi strong. Ya, gimana ya, antara nyesel sama bahagia gitu," kata Millendaru di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2019) malam.
Implan memang menjadi salah satu cara yang umum dilakukan untuk memperbesar ukuran payudara.
Berdasarkan NHS UK, ada dua jenis implan, yaitu silikon dan saline.
Implan silikon adalah jenis paling umum yang digunakan. Mereka cenderung berkerut dan terlihat lebih alami. Namun, silikon ini dapat menyebar ke jaringan payudara dan menyebabkan benjolan.
Sedangkan implan saline cenderung dapat turun seiring waktu. Tetapi ketika saline pecah atau turun, mereka aman diserap ke dalam tubuh.
Benda ini tentu tidak bertahan seumur hidup. Oleh karenanya, mereka harus diganti pada waktu-waktu tertentu.
Beberapa wanita mungkin memerlukan pembedahan lebih lanjut setelah sekitar 10 tahun, baik karena ada masalah dengan implan atau karena jaringan payudara berubah di sekitar implan.
Namun, sayangnya banyak wanita yang melakukan pembedahan bahkan sebelum 10 tahun karena komplikasi atau masalah lain. Menurut Healthline, 20% orang melepas atau mengganti implan dalam waktu 8 hingga 10 tahun.
Baca Juga: Implan Payudara di Thailand, Millen Cyrus Ogah Ubah Alat Kelamin
Meski Millendaru telah melakukan implan payudara, dirinya akui tidak ingin menjadi seorang transgender yang mengubah alat kelaminnya.
"Ah, kalau yang di-cut (potong) itu aku tidak mau. Aku tetap menjadi diri kita sendiri. Seperti ini yang dikenal, seperti ini lah Millen," sambung lelaki yang dikenal sebagai Millen Cyrus ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?