Suara.com - Catat, Begini Perawatan Rambut Sehabis Treatment Hair Extention
Salah satu mesalah rambut yang dihadapi perempuan ialah rontok dan penipisan sehingg mengurangi volume pada rambut. Dari riset umum yang dilakukan One Piece dari Shiseido terhadap perempuan Indonesia, sekitar 45 persen perempuan mengalami kerontokan rambut, patah-patah, dan penipisan volume rambut.
Begitu pula dengan riset di Jepang, bahwa 60 pesen perempuan mengalami rambut kering, penipisan, rontok. Untuk itu, teknik hair extention atau sambung rambut menjadi pilihan banyak perempuan guna menambah volume rambut.
Imelda Andriany, Brand Communications Manager Shiseido Professional Indonesia mengatakan, bagi perempuan yang menjalani treatment hair extention, jangan pernah mengabaikan perawatan setelahnya. Karena merawat rambut sambung sama pentingnya dengan merawat rambut asli.
"Kami sarankan untuk melakukan hair treatment adenovital di salon lalu dilanjutkan dengan perawatan di rumah, agar kualitas scalp dan rambut tetap terjaga dan terawat selama melakukan treatment," jelasnya.
Lebih lanjut ia menyarankan untuk tidak melakukan pijatan keras saat keramas. Jadi, pada saat keramas atau menata rambut usahakan untuk tidak memijat atau menggosok kulit kepala terlalu keras, supaya tidak merusak sambungan hair extention.
"Rambut itu sama seperti tanaman. Ibaratnya kulit kepala itu tanah dan rambut itu tumbuhan. Apabila kulit tidak subur maka rambut tidak subur," katanya.
Ia menambahkan, untuk menunjang treatment hair extention lakukan tambahan perawatan lain agar dapat meningkatkan kondisi kulit kepala, sehingga tercapai rambut yang lebih penuh (tidak tipis), lebih kuat dan lebih sehat.
“Perawatan dengan bahan yang mengandung adenovital berfungsi untuk mengkondisikan lingkungan kulit kepala yang sehat untuk bertumbuhnya. Dengan rambut yang kuat dari akarnya, dapat membantu mendapatkan dasar yang kuat untuk mengikat rambut tambahan, sehingga hasilnya lebih tahan lama, berkurangnya rambut patah dan mengurangi permasalahan rambut dan kulit kepala akibat penuaan,” tuntasnya.
Baca Juga: Air Beras untuk Perawatan Rambut, Ampuhkah?
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?