Suara.com - Cegah Polusi dari Masalah Kulit dengan Mandi Air Hangat, Kok Bisa?
Jakarta menjadi kota dengan kualitas udara terburuk kedua di dunia dengan indeks 187 yang terbilang “tidak sehat” berdasarkan laporan Air Visual.com (Indonesia Expat, 2019). Sehingga penting untuk Anda yang tinggal di Jakarta lebih peduli terhadap kesehatan.
Selain kesehatan tubuh, polusi ekstrim yang disebabkan oleh kualitas udara yang buruk ternyata juga memberikan dampak negatif kepada kesehatan kulit lho.
Kerusakan kulit tersebut disebabkan oleh berbagai gas dan partikel polutan yang menempel
di kulit. Jika tidak segera dibersihkan, maka bahan-bahan berbahaya tersebut dapat merusak populasi
bakteri baik (mikroflora) kulit, menurunkan kadar antioksidan kulit, merusak barrier kulit, dan memicu
2 peradangan, sehingga memicu berbagai masalah kulit. Masalah kulit yang dapat ditimbulkan antara lain jerawat, penuaan dini, flek kulit, alergi, eksim, sampai kanker kulit.
Dokter Arini Astasari Widodo, SpKK menuturkan polusi memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan kulit. Polusi dapat mengakibatkan penuaan dini, alergi, pigmentasi atau flek kulit, dan juga dapat menyebabkan berbagai penyakit kulit seperti eksim misalnya dermatitis atopik, dan lebih buruk lagi, kanker kulit.
"Oleh sebab itu, mandi atau membersihkan tubuh yang terkena polusi merupakan langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menghentikan polutan merusak kulit”, ujar dr. Arini Astasari Widodo, SpKK saat ditemui di acara media round table Ariston pada pada acara konferensi pers kampanye ‘The Ariston Comfort Challenge’.
Menurutnya selain harus selalu memakai tabir surya, minum air putih, hingga pelakukan perawatan kulit, mandi air hangat juga membantu mendapatkan kulit bersih dan sehat karena air hangat dapat membersihkan dan merelaksasi tubuh Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat