Suara.com - Di tengah ramainya isu dugaan perselingkuhan Direktur Utama Garuda Indonesia, operasi plastik pramugari Puteri Novitasari Ramli turut menjadi sorotan publik.
Puteri Novitasari yang diduga wanita simpanan Dirut Garuda Indonesia pernah melakukan operasi hidung atau rhinoplasty dan sempat mengunggahnya di Instagram.
Foto Puteri Novitasari ketika operasi hidung pun kembali diunggah oleh akun Twitter @digeeembok. Akun tersebut memperlihatkan bagaimana perubahan Puteri sebelum hingga setelah operasi hidung.
Seperti yang diketahui, rhinoplasty atau operasi hidung bertujuan untuk memperbaiki penampilan hidung. Prosedur ini banyak dilakukan wanita untuk mengatasi masalah hidung hingga meningkatkan penampilannya.
Jika Anda salah satu orang yang ingin melakukan operasi hidung seperti Puteri, Anda perlu mengetahui fakta-fakta mengenai rhinoplasty sebelum memulainya.
Melansir dari Mayo Clinic, rhinoplasty adalah operasi yang tidak sederhana dan bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Apalagi hidung terletak di tengah wajah.
Hasil rhinoplasty pun tergantung pada ukuran hidung, kondisi kulit dan usia pasien. Hal paling penting adalah komunikasi antara pasien dengan ahli bedah tentang yang diinginkan dari rhinoplasty.
Perlukah rawat inap setelah operasi hidung?
Sebagian besar orang yang menjalani operasi hidung tidak perlu menjalani rawat inap di rumah sakit. Dalam kasus yang jarang terjadi, seseorang perlu rawat inap setelah operasi hidung jika mengalami mual atau masalah kesehatan lain yang harus dipantau.
Baca Juga: Inilah Produk Kesehatan & Kecantikan Favorit Orang Indonesia Sepanjang 2019
Berapa lama masa pemulihan operasi hidung?
Sebenarnya orang yang menjalani operasi hidung akan membaik seiring berjalannya waktu. Tetapi, orang mungkin saja mengalami pembengkakan setelah operasi hidung.
Pembengkakan setelah operasi hidung ini bisa memakan waktu berbulan-bulan. Sehingga banyak orang memilih istirahat selama satu minggu pertama setelah operasi hidung.
Setelah seminggu, mereka bisa melakukan aktivitas seperti biasanya meskipun kondisinya masih dalam masa pemulihan.
Makanan dan aktivitas yang harus dihindari
Selama dua minggu sebelum dan sesudah operasi hidung juga disarankan menghindari obat-obatan yang mengandung aspirin atau ibuprofen.
Karena obat-obatan tersebut bisa meningkatkan perdarahan. Sehingga minumlah obat-obatan yang diresepkan oleh ahli bedah saja.
Jika Anda perokok, maka Anda harus berhenti merokok setelah operasi hidung. Karena merokok bisa memperlambat proses penyembuhan hidung dan meningkatkan risiko infeksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?