Suara.com - Terapi bekam adalah praktik medis alternatif yang banyak digemari orang. Namun, rupanya itu juga bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh seperti yang dialami oleh artis Cina Deng Sha.
Deng Sha, artis 34 tahun ini mengalami luka bakar setelah melakukan terapi bekam api. Ia pun mengunggah kondisinya di media sosial.
Terapi bekam api ini dilakukan dengan cara terapis menyalakan api di sekitar cangkir gelas, lalu menempatkan cangkir itu ke tubuh.
Akibat terapi itu, Deng mengalami luka bakar hingga kulitnya mengelupas. Ia pun menunjukkan foto tangannya yang dibalut kain kasa.
Mulanya, dilansir dari asiaone.com, Deng memutuskan pergi ke terapi bekam setelah berpergian dan merasa tubuhnya sangat lelah.
Alih-alih membantu kondisinya membaik, Deng malah mengalami luka bakar di bagian punggung dan lengan kanannya.
Beberapa bagian dari luka bakar Deng pun akan meninggalkan bekas luka. Dokter lalu mengatakan bahwa perawatan yang tepat dapat mengurangi jaringan parut tersebut.
Deng juga menyarankan para penggemar untuk mengikat rambut selama terapi bekam dan berbagai tips untuk menangani luka bakar.
Cara mengatasinya, ringankan luka bakar dan bekasnya dengan menyemprotkan air dingin ke atas lukanya, lalu menutupnya dengan kain kasa.
Baca Juga: Top 3 Lifestyle : Kentut Pembasmi Serangga, Kacamata John Lennon Dilelang
Sebelumnya, dampak terapi bekam ini juga dialami oleh seorang pria asal Cina pada 2016 silam. Dia mengalami bercak kulit menghitam akibat infeksi pada luka lecetnya.
Bahkan, ada pula orang asal Singapura yang menderita lepuh parah dan demam tinggi akibat terapi bekam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?