Suara.com - Canggih, Operasi Katarak Saat Ini Dilakukan dengan Mudah dan Cepat
Operasi katarak identik dengan sayatan di mata dengan waktu penyembuhan yang cukup lama. Namun perkembangan teknologi membuat operasi katarak saat ini mudah dan cepat dilakukan, tak seperti dulu.
dr Yuni Astuti, MARS, Direktur RS Khusus Mata Nusantara (KMN EyeCare), mengatakan teknologi canggih memungkinkan operasi katarak yang lebih aman, lebih mudah, dan lebih cepat sembuh.
"Operasi Katarak di KMN EyeCare menggunakan metode fakoemulsifikasi dengan alat mutakhir bernama Centurion keluaran Alcon Laboratories dari Amerika Serikat. Dalam operasi Katarak yang menggunakan alat ini, sayatan yang dibuat jadi teramat kecil. Sehingga proses penyembuhan pasien lebih aman dan cepat," ujarnya beberapa waktu lalu.
Tidak hanya itu, prosedur keamanan operasi Katarak bahkan sudah seharusnya dipastikan dari sebelum pasien masuk ke ruang operasi. dr Yuni menjelaskan bahwa di KMN EyeCare, setiap pasien Katarak diharuskan untuk menjalani sederetan pemeriksaan komprehensif sebelum menjalani operasi.
Selama proses operasi, keadaan umum pasien dipantau oleh dokter spesialis anestesi, sehingga pasien akan selalu merasa nyaman saat proses operasi berjalan. Selain tentunya keselamatan pasien akan lebih terjaga.
KMN EyeCare hanya menggunakan lensa tanam berkualitas tinggi untuk menggantikan lensa yang mengeruh. Lensa tanam yang digunakan di KMN EyeCare adalah produk dari Alcon, Amerika Serikat yang tentunya akan memberikan kualitas penglihatan yang baik setelah operasi. Lensa tanam ini dilengkapi dengan perlindungan terhadap sinar ultra violet.
"Operasi Katarak yang dijalani pun tidak berlangsung lama dan sangat nyaman karena tidak ada suntikan di mata, tidak ada jahitan dan mata tidak perlu ditutup setelah operasi. Bahkan, dapat langsung pulang ke rumah di hari yang sama. Semuanya karena didukung oleh tenaga ahli yang profesional dan teknologi yang canggih," tutup dr Yuni.
Baca Juga: Sebelum Operasi Katarak, Hal Ini Penting Diperhatikan
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin