Suara.com - Katarak adalah salah satu jenis gangguan mata paling umum di dunia. Sebagian besar penderita katarak adalah orang-orang di atas usia 40 tahun.
Melansir Asia One, katarak adalah pengaburan lensa kristal mata. Meskipun sering terjadi, mereka yang mengalami kondisi ini seringnya didiagnosis setelah kondisi bertambah parah.
Agar tidak terlambat, kenali beberapa gejala katarak di bawah ini:
1. Pandangan buram atau kabur
Pandangan buram atau kabur disebabkan oleh berbagai hal. Menurut Joseph Fishkin, dokter spesialis mata dan ahli bedah katarak, gejala terpenting yang harus diperhatikan dalam mendeteksi katarak adalah menilai apakah kondisi lensa mata memburuk dari waktu ke waktu, seperti menjadi keruh.
2. Bermasalah saat membaca teks kecil
Jika mendapatkan kacamata baru tidak membantu masalah ini, ada kemungkinan itu adalah gejala katarak. Ini disebabkan oleh protein pada lensa mata mengumpul sehingga sulit untuk membedakan teks kecil.
Oleh karena itu, jika bermasalah dengan pandangan kabur saat membaca dan penglihatan jarak jauh, Scott MacRae, dokter mata dan ketua Komite Kesehatan Masyarakat dengan Akademi Oftalmologi Amerika, mengatakan itu bisa menjadi tanda-tanda katarak.
3. Sensivitas terhadap cahaya terang
Baca Juga: Sebelum Operasi Katarak, Hal Ini Penting Diperhatikan
Jika cahaya redup saja sudah menyengat mata, ini adalah salah satu gejala katarak. Sensitivitas tinggi terhadap semua sumber cahaya, termasuk lampu, lampu kendaraan dan matahari, adalah tanda umum dari kondisi tersebut.
Menurut dokter mata James Schumer, katarak mengganggu perjalanan cahaya ke bagian belakang mata.
4. Pandangan ganda
Dikenal sebagai diplopia, penglihatan ganda adalah gejala penting lain dari katarak.
Dean Hart, dokter mata dan profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Columbia, mengungkapkan ketika ukuran katarak bertambah, lensa yang keruh memburuk, itu bakal mengganggu cahaya masuk ke mata. Jika hanya satu mata yang menderita masalah ini, dapat terjadi penglihatan ganda.
5. Bermasalah saat mengemudi malam hari
Mengemudi di malam hari bisa berbahaya bagi seseorang yang menderita katarak karena ia harus menyeimbangkan kondisi gelap dengan lampu lalu lintas yang terang.
Bahkan, Shoshana Ungerleider, dokter penyakit dalam di California Pacific Medical Center Sutter Health, mengatakan membaca rambu-rambu jalan juga terbukti menyulitkan pasien.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi