Suara.com - Seorang wanita penderita kanker harus melewatkan janji konsultasi dengan dokternya akibat mobilnya tidak dapat keluar dari tempat parkir akibat seseorang secara sembarangan memarkirkan mobilnya di tepat di belakangnya selama tiga hari.
Kesal dengan sang pemilik mobil, yang tidak kunjung terlihat dan ia tidak meninggalkan nomor telepon di dashbord mobil, wanita tersebut pun merusak mobil yang memblokir mobilnya.
Berdasarkan laporan World of Buzz, insiden ini terjadi di Shanxi, China, beberapa hari lalu.
Kejadian ini pun direkam oleh seseorang dan mengunggahnya ke media sosial, hingga akhirnya menjadi viral.
Wanita itu mengatakan bahwa pemilik mobil telah parkir dua kali di sana selama tiga hari dan tidak dapat dihubungi sama sekali.
Karena itu, ia tidak dapat bertemu dengan dokter spesialis yang telah mengatur janji temu dengannya mengenai diagnosis kankernya.
Sang wanita yang kelihatannya sudah paruh baya itu pun memecah kaca mobil milik orang lain tersebut menggunakan sekop. Tak berapa lama wanita tersebut pun dihampiri oleh polisi.
Melihat videonya, beberapa warganet berpendapat sang pemilik mobil yang memblokir sang wanita itu pantas mendapatkannya.
Sedangkan lainnya menyayangkan aksi sang wanita yang sebenarnya belum tahu fakta di balik mengapa pemilik mobil tersebut parkir di sana.
Baca Juga: Begini Deteksi Ciri-ciri Kanker Kelenjar Getah Bening Sebelum Terlambat
Berita Terkait
-
Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?
-
Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan
-
Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
5 Drama China Trope si Cewek Bucin Duluan, Ada Drama dari Zhao Lusi!
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia