Suara.com - Penelitian baru menunjukkan kebaikan tidak hanya membuat Anda lebih bahagia dan lebih sehat, tetapi sebenarnya dapat memperpanjang hidup Anda.
Dilansir dari Inc, studi baru dari University of North Carolina di Chapel Hill ini mungkin masih kecil dan terlalu awal, namun hasilnya cukup mengejutkan.
Para peneliti mengumpulkan sekitar 150 sukarelawan setengah baya dan kemudian memisahkan mereka menjadi tiga kelompok. Satu kelompok menjalani pelatihan meditasi kesadaran enam minggu yang melibatkan kelas selama satu jam setiap minggu dan 20 menit setiap hari di rumah.
Sedangkan yang lain menerima pelatihan serupa dalam meditasi cinta kasih, bentuk meditasi lain yang mendorong Anda untuk membuka hati Anda kepada orang lain, dan yang ketiga menjabat sebagai kelompok kontrol.
Pada awal dan akhir percobaan, semua sukarelawan memiliki panjang langkah telomere mereka. Telomere seperti topi kecil di ujung kromosom Anda yang melindungi DNA dari keausan sehari-hari.
Seiring bertambahnya usia, telomere semakin pendek dan pendek, membuatnya mempercepat penuaan. Semakin lambat telomere Anda rusak, maka semakin lama Anda akan hidup.
Sementara ketiga kelompok memiliki telomer yang lebih pendek pada akhir periode studi 12 minggu daripada yang mereka lakukan di awal, kelompok meditasi kebaikan hati yang penuh kasih justru kehilangan yang paling sedikit.
Hal ini menunjukkan bahwa berlatih meditasi cinta kasih selama enam minggu tampaknya telah memperlambat penuaan.
Meski diperlukan penelitian lebih lanjut, adalah bagus untuk mencoba menjadi lebih ramah dan mengelilingi diri Anda dengan orang-orang yang baik.
Baca Juga: Cegah Penuaan Dini dengan Skincare yang mengandung Buah Delima
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga