Suara.com - Wabah coronavirus yang awalnya merebak di Wuhan, China, dan menyebabkan 41 kasus pneumonia sekarang telah menjangkit orang-orang di negara lain.
Beberapa waktu yang lalu, seorang wanita asal Thailand dikarantina setelah didiagnosis terinfeksi virus ini dan seorang lelaki dari Jepang juga mengalami kondisi yang sama.
Sekarang, berdasarkan laporan baru dari Bloomberg, virus tersebut diduga telah menyebar di Vietnam. Tenaga medis telah mengkarantina dua pengunjung China yang berasal dari Wuhan setelah mereka mendarat di Bandara Internasional Danang pada Selasa (14/1/2020) sebagai tindakan pencegahan.
Dilansir World of Buzz, Kemeterian Kesehatan Vietnam telah memeriksa mereka dan mengatakan kedua pengunjung tersebut menunjukkan tanda-tanda demam.
Tak ingin virus menyebar, Menkes negara tersebut telah mengirim tim ke kota dan mengadakan pertemuan darurat untuk membahas langkah-langkah pencegahan.
Perlu diketahui, gejala yang muncul akibat infeksi coronavirus baru ini akan terasa seperti flu biasa. Bagian hidung, sinus atau tenggorokan bagian atas dapat terinfeksi karenanya.
Belum diketahui secara jelas bagaimana coronavirus baru ini menular, tapi beberapa ahli percaya bahwa virus ditularkan dari hewan ke manusia.
Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak mengesampingkan kemungkinan adanya penularan dari manusia ke manusia meski kemungkinannya terbatas. Sebab, belum ada laporan mengenai petugas medis yang ditertular penyakit akibat merawat pasien yang terinfeksi.
Karena Tahun Baru China makin dekat, penanganan kasus ini sangat penting. Jangan sampai berubah menjadi epidemi global. Ditakutkan, warga China yang bepergian ke negara lain akan membawa virus yang pada akhirnya dapat mewabah di negara yang dikunjungi.
Baca Juga: Wabah Pneumonia Misterius di China, Menkes Waspadai Virus Korona Jenis Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi