Suara.com - Migrain atau sakit kepala sebelah yang khas memang sangat menganggu aktivitas sehari-hari. Mirisnya, dibanding laki-laki, perempuan ternyata lebih sering dan rentan terserang migrain.
Mengutip laman Times of India, Rabu (29/1/2020), para ilmuwan dari Universitas Miguel Hernandez Elche di Spanyol menyebutkan alasan migrain umum terjadi di kalangan perempuan, yaitu karena berkaitan dengan aktivitas hormon seks.
Studi lain yang diterbitkan jurnal Frontiers in Molecular Biosciences juga mengatakan hal yang sama, setelah dilakukan penelitian pada hewan yang menghubungkan antara hormon seks perempuan dan gejala migrain.
Hormon estrogen atau hormon seks pada perempuan bisa memicu sel-sel saraf di kepala dan pembuluh darah ekstra sensitif dan memicu timbulnya migrain.
Selain itu, perempuan yang sedang mengalami menstruasi disebutkan berisiko mengalami migrain akibat perubahan kadar hormon estrogen.
Di sisi lain, hormon seks pada laki-laki bisa melindungi mereka dari sakit kepala. Tapi penelitian ini juga membuktikan hubungan migran dan hormon jauh lebih kompleks dan butuh percobaan lebih jauh.
Nah, alih-alih menenggak obat penghilang rasa sakit yang dijual sembarangan, tidak ada salahnya mencoba cara alami untuk menghilangkan migrain. Berikut caranya:
1. Minyak esensial lavender
Menghirup minyak esensial lavender terbukti bisa meringankan gejala migrain. Penelitian yang pernah dilakukan di 2012 meyebut bahwa orang yang menghirup minyak esensial lavender selama migrain menyerang, ternyata mengalami pemulihan yang lebih cepat.
Baca Juga: Wanita Ini Alami Migrain dan Flu Sebulan, Ternyata Ada 5 Tumor di Otaknya
2. Jahe
Rempah-rempah yang memberikan efek hangat di tubuh ini tidak hanya bermanfaat untuk makanan, tapi juga ampuh untuk meredakan migrain. Celupkan jahe ke dalam air teh atau air hangat, dan minum saat migrain melanda.
3. Dipijat
Memijat bagian leher dan bahu dengan lembut juga ampuh mengurangi tekanan saat migrain melanda. Saat dipijat, oleskan minyak esensial peppermint atau rosemary.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi