Suara.com - Youtuber sekaligus pembawa acara Allan Wangsa meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada Selasa (4/2/2020) karena gagal ginjal stadium 4.
Gagal ginjal terjadi ketika ginjal kehilangan kemampuannya dalam menyaring racun di dalam darah. Tubuh akan penuh dengan racun apabila ginjal tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik. Kondisi ini pun dapat mengancam jiwa.
Gagal ginjal disebabkan oleh beberapa kondisi. Penyebabnya juga menentukan jenis dari gagal ginjal yang diderita pasien.
Berdasarkan Kidney Fund, diabetes merupakan penyabab gagal ginjal paling umum. Sedangkan penyebab kedua yang paling umum adalah tekanan darah tinggi.
Sedangkan dilansir Healthline, orang yang paling brisiko biasanya memiliki satu atau lebih penyebab berikut:
1. Kehilangan aliran darah ke ginjal
Kehilangan aliran darah yang tiba-tiba ke ginjal bisa memicu gagal ginjal.
Beberapa kondisi yang menyebabkan kehilangan aliran darah ke ginjal, termasuk penyakit jantung, jaringan parut hati atau gagal hati, dehidrasi, reaksi alergi hingga infeksi berat seperti sepsis.
Tekanan darah tinggi dan obat antiinflamasi juga dapat membatasi aliran darah.
Baca Juga: Kenali 5 Tahap Penyakit Gagal Ginjal yang Merenggut Nyawa Allan Wangsa
2. Masalah buang air kecil
Ketika tubuh tidak bisa mengeluarkan urin, racun akan menumpuk di dalam tubuh dan membebani ginjal.
Kondisi yang dapat mengganggu buang air kecil dan kemungkinan menyebabkan gagal ginjal adalah batu ginjal, prostat membesar, darah menggumpal di dalam saluran kandung kemih, serta kerusakan saraf yang mengontrol kandung kemih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya