Suara.com - Kuku yang rapuh atau mudah patah mungkin bukan suatu permasalahan medis serius, Tetapi, kondisi ini membuat tidak nyaman.
Karena itu, kuku membutuhkan kutikula di sekitarnya untuk memperkuatnya atau tidak mudah patah. Patricia Boland, seorang spesialis kulit lantas memberi saran tentang menumbuhkan dan memperkuat kuku.
Adapun lima langkah yang bisa dilakukan untuk memperkuat dan menumbuhkan kuku seperti saran Patricia Boland, dilansir dari Daily Star, antara lain:
1. Penghapus cat kuku
Kuku yang rapuh bisa karena produk penghapus cat kuku yang digunakan. Karena, penghapus cat kuku bisa membuatnya lebih kering dan mengurangi kelembapan.
Sehingga kuku akan lebih rapuh dan lemah. Anda harus menghindari aseton dalam penghapus cat kuku yang bisa mengeringkan kuku.
2. Kekurangan zat besi
Kuku rapuh bisa menyebabkan kurangnya kadar zat besi dalam tubuh dan penyakit anemia. Karena, zat besi membantu membentuk hemoglobin, yakni sebuah molekul yang mengangkut sel darah merah dengan oksigen ke dalam kuku.
3. Dehidrasi
Baca Juga: Polisi Temukan Obat Riklona Milik Lucinta Luna, Ini Bahaya Penggunaannya!
Kurang dehidrasi tidak hanya menyebabkan sejumlah masalah medis, tetapi juga kuku yang rapuh. Ahli perawatan kulit menyarankan seseorang minum air 9 cangkir sehari untuk membuat tubuh tetap terhidrasi.
4. Kurang pelembab
Cara lain untuk mengatasi kutikula tetap terhidrasi adalah menggunakan krim tangan atau pelembab setiap hari. Karena, kuku membutuhkan kelembaban dari dalam dan luar.
5. Sering terkena air
Rutin mencuci tangan memang sangat penting, tetapi pastikan jangan pernah mencuci tangan berlebihan atau merendamnya dalam waktu lama. Karena, sabun dan air bisa mengeringkan kuku dan menyebabkan kerusakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?