Suara.com - Hari ini, Rabu (19/2/2020), total yang terinfeksi virus corona Covid-19 mencapai 75.198 orang. Dan dari jumlah tersebut, seperti dikutip dari laman worldometers.info, 1.852 kasus di antaranya merupakan kasus baru yang ditemukan di seluruh dunia.
Dilihat dari sebarannya, kasus baru tercatat paling banyak di China, yakni sebanyak 1.749 kasus. Kemudian ada 4 kasus baru di Singapura, 8 kasus baru di Jepang, 2 kasus baru di Hong Kong, satu kasus di Korea Selatan, dan yang terbaru adalah 88 kasus di kapal pesiar Diamond Princess, termasuk di antaranya adalah 3 warga negara Indonesia (WNI).
Setelah sebelumnya dinyatakan seluruhnya negatif, laporan dari otoritas kesehatan Jepang mengatakan bahwa ada 3 orang WNI yang positif terjangkit virus corona Covid-19. Hal ini menambah total jumlah pengidap virus corona Covid-19 di kapal pesiar tersebut menjadi 542 jiwa.
Menurut laporan yang diterima oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, ketiga WNI tersebut bekerja sebagai kru kapal, dan dua di antaranya telah dilarikan ke rumah sakit di Kota Chiba, Jepang. Sementara satu orang lagi masih belum terkonfirmasi dirawat di rumah sakit mana.
"Dua di antaranya dibawa ke RS Kota Chiba, sementara yang satunya sedang menjalani proses untuk menuju rumah sakit. Sehingga per detik ini, saya belum dapat menyampaikan satu WNI dibawa ke rumah sakit mana," kata Retno di kantor Kemenlu, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2020).
Rencana evakuasi juga disampaikan oleh Retno dan sudah berkoordinasi dengan otoritas Jepang, termasuk juga dengan perusahaan Kapal Pesiar Diamond Princess, namun belum ada kepastian kapan evakuasi ini akan dilaksanakan.
Sebelumnya, dikonfirmasikan seluruh 78 WNI yang menjadi awak kapal Diamond Princess negatif virus corona Covid-19. Mereka ikut menjalani karantina selama 14 hari sesuai regulasi otoritas kesehatan Jepang dan dijadwalkan selesai pada tanggal 19 Februari ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi